← Beranda
Teknologi ChromaLuxe Bawa Pengalaman Baru di Dunia Cetak, Visual Lebih Hidup dan Imersif
Dinarsa KurniawanSabtu, 4 Juli 2026 | 00.15 WIB
CEO XGraphics Harjanto Sudarsono saat peluncuran teknologi ChromaLuxe dalam ajang XG Connect 2026. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Media cetak kembali menemukan daya tariknya si tengah derasnya arus konten digital yang silih berganti dalam hitungan detik.

Karya visual yang dapat dilihat secara langsung, disentuh, dan dinikmati melalui detailnya kini kembali menjadi pilihan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan, terutama bagi kebutuhan branding, kemasan premium, hingga karya seni.

"Media cetak kini menghadirkan pengalaman yang lebih utuh dan personal," ujar CEO XGraphics Harjanto Sudarsono saat peluncuran teknologi ChromaLuxe dalam ajang XG Connect 2026.

Perusahaan jasa percetakan yang melayani printing, packaging, dan visual branding tersebut memperkenalkan ChromaLuxe sebagai teknologi finishing premium yang dirancang untuk menghasilkan karya cetak dengan tampilan lebih hidup, tajam, serta menghadirkan pengalaman visual yang imersif.

Teknologi ini dikembangkan melalui pemanfaatan mesin cetak digital profesional dari Konica Minolta.

Harjanto menjelaskan, XG Connect yang digelar sejak 2023 menjadi wadah bagi pelanggan VIP, mitra strategis, dan pelaku industri untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi percetakan, desain, hingga proses produksi.

Tahun ini, acara tersebut kembali menghadirkan berbagai inovasi yang membuka peluang bagi pelaku usaha menghasilkan packaging, materi promosi, dan produk cetak dengan kualitas premium tanpa harus dibebani biaya produksi yang terlalu tinggi.

Menurutnya, ChromaLuxe menghadirkan berbagai efek visual seperti kilau, tekstur, hingga dimensi yang mampu memperkaya cara audiens menikmati sebuah karya. Sentuhan tersebut membuat hasil cetak meninggalkan kesan yang lebih mendalam dibandingkan tampilan visual di layar digital.

Ia menilai, perubahan perilaku konsumen ikut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap media fisik. Masyarakat kini mulai mencari pengalaman yang melibatkan lebih banyak indra, mulai dari melihat detail warna, merasakan tekstur, hingga membangun kedekatan emosional dengan sebuah karya.

"Konsumen mulai merindukan pengalaman yang nyata dan dapat disentuh," kata Harjanto.

Fenomena tersebut terlihat di berbagai sektor, seperti fotografi, interior, seni, luxury retail, hospitality, hingga produk memorabilia. Banyak merek premium kembali menghadirkan elemen fisik sebagai bagian dari strategi storytelling untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumennya.

ChromaLuxe hadir dalam tiga pilihan finishing. Pertama, ChromaVarnish yang memberikan efek mengilap dan emboss halus pada area tertentu. Kedua, ChromaFoil yang memanfaatkan foil dengan efek multidimensi sehingga menciptakan ilusi gerak dan kedalaman visual. Ketiga, ChromaSense yang menghadirkan tekstur pada permukaan cetakan sehingga memberikan sensasi taktil ketika disentuh.

Ketiga teknik tersebut dapat dikombinasikan dalam satu proses produksi untuk menghasilkan karya dengan tampilan premium yang sulit direplikasi melalui media digital.

Pada XG Connect 2026, kemampuan ChromaLuxe ditampilkan melalui kolaborasi dengan sejumlah seniman visual Indonesia, seperti Popo Mangun, Kathrin Honesta, Mahendra Nazar, Misha, dan Rukmunal Hakim. Berbagai karya mereka dipresentasikan menggunakan teknik finishing premium guna menunjukkan bagaimana teknologi cetak mampu memperluas ruang eksplorasi artistik.

Harjanto mengatakan, perkembangan teknologi tersebut diharapkan mendorong lahirnya kemasan premium, label berkualitas tinggi, hingga art print eksklusif yang sejalan dengan pertumbuhan industri kreatif.

"Di tengah pesatnya perkembangan karya digital, pengalaman fisik yang autentik akan tetap memiliki tempat tersendiri di mata konsumen," terang dia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan