← Beranda
7 Tips Efektif Mengatasi Jerawat Punggung dengan Cara dan Bahan Alami yang Mudah Didapatkan, Apa Saja?
Syalfaira Larasati AbadiJumat, 27 September 2024 | 00.10 WIB
Ilustrasi jerawat punggung./Freepik

JawaPos.com – Jerawat punggung kerap kali masih menjadi permasalahan yang serius bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas tinggi atau sering berkeringat.

Masalah ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman seperti gatal dan perih.

Selain itu, jerawat di area punggung sering kali lebih sulit dijangkau dan diobati dibandingkan jerawat di wajah, sehingga perawatannya memerlukan perhatian ekstra.

Jerawat punggung terjadi ketika folikel rambut di bawah kulit tersumbat. Hal ini dapat disebabkan oleh produksi minyak berlebih (sebum), penumpukan bakteri, dan peradangan pada kelenjar sebaceous yang menghasilkan minyak.

Berbeda dengan wajah, pori-pori di area punggung cenderung lebih besar, sehingga lebih mudah tersumbat dan memicu munculnya jerawat yang amat menganggu.

Dilansir dari healthline.com dan verywellhealth (26/9) berikut 7 tips efektif mengatasi jerawat punggung dengan cara dan bahan alami yang mudah didapatkan.

1. Mandi Setelah Berolahraga

Membiarkan keringat dan kotoran menempel di kulit setelah berolahraga dapat memicu munculnya jerawat di punggung. Oleh karena itu, penting untuk segera mandi setelah beraktivitas fisik yang mengeluarkan banyak keringat.

Selain itu, pastikan untuk mencuci pakaian olahraga yang basah oleh keringat sebelum menggunakannya kembali saat berolahraga berikutnya.

Tindakan ini membantu menjaga kebersihan kulit dan mencegah penumpukan bakteri yang memicu timbulnya jerawat di area punggung.

2. Gunakan Tea Tree Oil

Tea tree oil atau Minyak pohon teh, yang sering digunakan dalam aromaterapi, telah terbukti efektif mengurangi jerawat berdasarkan beberapa penelitian.

Minyak esensial ini kerap menjadi bahan utama dalam produk sabun mandi komersial, kandungan dari tea tree oil dapat membantu meredakan jerawat di area punggung.

3. Kenakan Pakaian yang Longgar

Rutinitas berolahraga bisa saja memperburuk jerawat punggung. Misalnya, pakaian yang terlalu ketat yang dikenakan saat berolahraga dapat menangkap kotoran dan keringat serta menyumbat pori-pori.

Berolahraga tanpa mengenakan baju saat menggunakan alat gym yang berkeringat atau di lantai yang kotor juga dapat menimbulkan masalah pada kulit punggung.

Untuk mencegahnya, pilihlah pakaian longgar yang memungkinkan kulit Anda bernapas dan membantu menyerap keringat dengan baik.

4. Melakukan Exfoliasi

Eksfoliasi atau proses pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit menggunakan bahan kimia atau alat eksfoliasi, dapat membantu mencegah penyumbatan pori-pori.

Anda dapat menggunakan sikat atau lulur komersial untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang berpotensi bercampur dengan sebum dan menyebabkan jerawat.

Anda juga dapat membuat scrub alami sendiri dengan mencampurkan gula merah dan madu mentah dalam perbandingan yang sama, lalu menambahkan sedikit minyak zaitun untuk melaksanakan eskfoliasi.

Namun, perlu diingat bahwa eksfoliasi sebaiknya dilakukan sebagai langkah pencegahan. Hindari menggosok area yang sedang berjerawat karena dapat menyebabkan iritasi dan bekas luka yang sulit hilang.

5. Jangan Terlalu Sering Menggerai Rambut

Rambut panjang dapat menyumbang penumpukan minyak dan kotoran di kulit punggung, hal ini tentu berisiko memicu jerawat.

Untuk mengatasinya, pastikan untuk mencuci rambut secara rutin dan ikat rambut Anda menjadi sanggul atau kuncir kuda saat berolahraga atau beraktivitas seharian.

Selain itu, hindari kontak langsung antara kondisioner atau sampo dengan kulit punggung Anda, karena kandungan dalam produk tersebut dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

Baca Juga: Simak! 7 Cara Membangun Boundaries yang Sehat, Memahami Prioritas Anda hingga Menghargai Batasan Orang Lain

6. Mengonsumsi Makanan Rendah Glikemik

Mengonsumsi makanan dengan yang mengandung glikemik tinggi, seperti permen, minuman manis, nasi putih, kentang goreng, dan sereal rendah serat, dapat meningkatkan kemungkinan munculnya jerawat.

Penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi glikemik dapat memicu jerawat dengan meningkatkan kadar insulin, yang kemudian mendorong produksi sebum dan meningkatkan kadar hormon pria (androgen).

Kedua faktor ini berkontribusi pada perkembangan jerawat. Untuk membantu memperbaiki kondisi kulit dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, disarankan untuk mengikuti diet dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kadar glikemik rendah.

Pilihlah makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan sebagai bagian dari pola makan sehat Anda.

7. Mengurangi Mengonsumsi Produk Susu

Mengurangi konsumsi produk susu dapat menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah jerawat di punggung.

Penelitian menunjukkan bahwa androgen dan hormon pertumbuhan yang terdapat dalam produk susu dapat memicu munculnya jerawat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa konsumsi satu gelas susu setiap hari dapat meningkatkan risiko jerawat sebesar 1,25 kali lipat, dan risiko tersebut meningkat menjadi 1,43 kali lipat jika seseorang mengonsumsi lebih dari dua gelas susu.

Hal ini menegaskan pentingnya memperhatikan asupan produk susu untuk menjaga kesehatan kulit punggung.

EDITOR: Hanny Suwindari