JawaPos.com - Beberapa di antara kita pasti pernah mendengar dan penasaran apa itu maklon, dan keterkaitan seperti apa yang terjalin antara maklon dengan suatu merek skincare.
Beberapa owner skincare terkadang terang-terangan mengatakan bahwa mereka hanyalah seorang lulusan Sekolah Menengah Atas, lalu bagaimana cara mereka dapat menciptakan formulasi untuk membuat sebuah produk kecantikan.
Padahal, untuk membuat formulasi suatu produk seseorang harus tahu terlebih dahulu apa saja formulanya, berapa persentase yang baik untuk kulit, bahan mana yang tidak bisa dicampur, dll.
Singkatnya, untuk menciptakan produk apalagi yang akan dipakai di wajah, tentu orang tersebut haruslah seorang yang ahli di bidangnya.
Ternyata dalam beberapa kasus brand produk kecantikan yang ownernya bukan seorang expert, mereka menggunakan jasa maklon untuk menciptakan produknya.
Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, maklon adalah bentuk baku dari maklon, yang berarti upah atau bayaran untuk membuat pakaian, perhiasan, dan sebagainya. Berdasarkan jenisnya, sistem usaha ini bisa dibagi dua, yaitu:
Produk fisik
Dapat berupa makanan, minuman, produk farmasi, skincare, dan barang konsumsi lainnya.
Produk layanan
Maklon juga bisa berupa penyediaan layanan seperti layanan pelanggan, jasa pengembangan software, dll.
Perusahaan yang menggunakan jasa ini biasanya akan lebih fokus terhadap aspek desain, pemasaran, serta distribusi produk itu sendiri. Sedangkan produk yang dijualnya akan dibuat oleh jasa maklon.
Di Indonesia, terdapat dua jenis usaha yang sering menggunakan jasa ini, yaitu kosmetik dan pakaian.
Dilansir JawaPos.com pada laman ukmindonesia.id, ada empat manfaat menggunakan jasa maklon, seperti:
Dapat membantu menghemat tenaga dan waktu bagi pemilik merk
Biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah
Pemilik usaha dapat fokus ke aspek lain
Proses produksi lebih fleksibel
Saat ini maklon sudah umum digunakan sebagai perencanaan bisnis di berbagai bidang usaha termasuk bisnis skincare yang cukup laris di Indonesia.
Jadi, jika kamu menemukan beberapa pemilik usaha skincare yang bukan seorang ahli di bidangnya, kemungkinan besar dia menggunakan jasa maklon untuk menciptakan produknya.
Namun, meskipun menggunakan jasa maklon, bukan berarti produknya tidak baik. Hanya saja, produk miliknya tidak diproduksi sendiri, melainkan menggunakan jasa lain.