JawaPos.com – Pada dasarnya banyak orang menganggap bahwa siswa yang selalu mendapat nilai A akan menjadi orang yang paling sukses.
Hal ini memang terdengar masuk akal sebab mereka adalah orang-orang yang unggul secara akademis dan tampaknya menguasai segalanya.
Namun, faktanya ada sebagian siswa yang pernah mendapat nilai C dan kemudian bisa menjadi orang sangat sukses dalam hidupnya.
Padahal dulunya selalu kesulitan di sekolah dan kerap membuat guru-gurunya frustasi.
Lantas apa sebenarnya sifat yang dimiliki mereka hingga menjadikan dia menjadi orang sukses meskipun ketika di sekolah mendapatkan nilai C?
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa sifat unik orang yang pernah menjadi siswa C namun kemudian menjadi sangat sukses dalam hidupnya sebagaimana dilansir dari laman The Expert Editor, Selasa (20/8) sebagai berikut :
1. Merangkul kegagalan
Mereka yang sukses meskipun dulunya menjadi siswa nilai C memahami bahwa kegagalan tidak dapat dihindari.
Bahkan kegagalan merupakan batu loncatan penting menuju kesuksesan. Gagal dalam ujian tidak membuat mereka merasa kalah.
Sebaliknya, kegagalan menjadi motivasi untuk berusaha lebih keras, belajar lebih banyak dan menjadi lebih baik di lain waktu.
2. Melihat gambaran besarnya
Orang yang paling sukses sedangkan dulunya menjadi siswa dengan nilai C mampu melihat dunia secara berbeda.
Artinya mereka selalu tertarik pada mengapa dan bagaimana sesuatu terjadi daripada sekadar menghafal fakta untuk ujian.
Bahkan dia mempertanyakan segalanya dengan tujuan memahami gambara yang lebih besar daripada sekadar berfokus untuk mendapatkan jawaban yang benar.
Menariknya, mereka adalah tipe orang yang mampu memecahkan masalah dengan menghubungkan titik-titik yang sering diabaikan orang lain.
3. Ketahanan
Pada dasarnya ketahanan itu seperti karet gelang. Artinya semakin Anda meregangkannya maka semakin kuat jadinya.
Siswa yang berprestasi sering kali adalah mereka yang telah diregangkan hingga batas maksimal dan bangkit kembali dengan lebih kuat setiap kali.
Mereka tidak membiarkan kegagala atau kritikan melemahkan semangatnya. Sehingga mereka mampu mmulai menggunakannya sebagai batu loncatan untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.
4. Kreativitas
Kreativitas tidak terbatas pada kemampuan menggambar, bernyanyi atau menulis.
Pasalnya kreativitas juga mencakup berpikir di luar kotak dan menemukan solusi unik untuk masalah dan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.
Siswa yang dulunya mendapatkan nilai C namun bisa sangat sukses sering bereksperimen dengan ide-ide baru dan metode yang tidak konvensional. Bahkan mereka tidak takut untuk melampaui batas baik secara harfiah maupun kiasan.
Contohnya Steve Jobs bukanlah siswa terbaik secara akademis tetapi kreativitasnya dan pemikiran inovatifnya membawanya mendirikan Apple Inc salah satu perusahaan paling menguntungkan dalam sejarah.
5. Kegigihan
Kegigihan adalah kemampuan untuk terus maju, tidak peduli seberapa sulit keadaan.
Kegigihan berarti terus maju melewati rintanga dan tidak menyerah sampai Anda mencapai tujuan dan itu sifat yang sering ditemukan pada siswa berprestasi.
Jika siswa berprestasi sering kali dapat melewati sekolah dengan relatif mudah namun siswa yang mendapat nilai C harus berjuang, hahal dan terus mencoba hingga berhasil.
Siswa C ini memahami bahwa kesuksesan bukanlah pencapaian dalam semalam namun dibutuhkan waktu, usaha dan banyak kegigihan.