JawaPos.com - Karena permukaannya yang lengket serta lembap, jenis kulit berminyak lebih rentan terhadap polusi lingkungan dan munculnya jerawat.
Dilansir dari Pinkvilla.com, Rabu (29/5), saat ini, banyak orang dengan kulit berminyak sangat berhati-hati dalam menjalani rutinitas perawatan kulit dan mencegah kondisinya semakin buruk.
Salah satu produk yang sering kali membuat ragu untuk digunakan oleh orang-orang dengan kulit berminyak adalah pelembab.
Apa Penyebab Kulit Menjadi Berminyak?
Kulit berminyak hanyalah kecenderungan kulit seseorang untuk memproduksi minyak berlebih karena adanya kelenjar sebaceous.
Pakar kulit terus berspekulasi bahwa faktor genetik, kondisi hormonal, cuaca, hingga pola makan sebagai faktor yang mungkin menyebabkan beberapa jenis kulit lebih berminyak dibandingkan jenis kulit lainnya.
Meskipun seseorang mungkin memahami penyebab utama kulit berminyak, sangatlah penting untuk memahami apa yang dibutuhkan dan cara terbaik merawatnya.
Haruskah Orang dengan Kulit Berminyak Menggunakan Pelembab?
Banyak orang dengan kulit berminyak menghindari penggunaan pelembab karena tidak ingin memperparah lapisan berminyak yang sudah ada di lapisan luar wajah mereka.
Meskipun kulit terlihat sudah memiliki cukup minyak untuk melembabkan permukaannya, sebenarnya yang kurang adalah air yang cukup untuk mikrobioma kulit yang sehat.
Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan pelembab yang memenuhi kebutuhan spesifik kulit berminyak dan memberikan air yang cukup tanpa memberikan lebih banyak minyak.
Baca Juga: Mencapai Final, Para Pemeran Lovely Runner Bercerita dan Memilih Adegan Terbaik
Jenis Pelembab Apa yang Sebaiknya Digunakan oleh Orang dengan Kulit Berminyak?
Pelembab adalah sebuah kombinasi aktivitas tiga komponen yaitu humektan, emolien, dan oklusif, humektan sendiri biasanya merupakan bahan ringan yang memasok air ke kulit, beberapa contohnya termasuk asam hialuronat, panthenol, gliserin, lidah buaya, serta ekstrak alga.
Oklusif memiliki konsistensi paling kaya dan membantu menyegel penghalang kelembapan kulit untuk mencegah kehilangan air.
Beberapa contohnya termasuk petroleum jelly, lilin lebah, lilin nabati, silikon, asam lemak, dan alkohol seperti Cetearyl alkohol, asam stearat, lanolin, dan lain-lain.