JawaPos.com – Papan nomor rumah juga bisa dibuat secara decoupage. Bahkan, hasilnya terkesan beda dibanding lainnya. Itu merupakan salah satu kreasi yang dibuat Lila Anggraeni Dewi. Gustiti Gunaryah pun tertarik untuk membeli. ”Kelihatan beda saja. Biasanya kan papan rumah itu cuma polos biasa. Tapi, ini ada variasinya yang bikin terlihat lain,” ujar Titi, sapaan akrab Gustiti.
Lila membuat papan nomor rumah dari kayu medium-density fibreboard (MDF). Itu merupakan papan material yang tersusun atas kombinasi serat dan serbuk kayu yang dipadatkan menjadi satu. Jenis kayu MDF dipilih Lila karena lebih mudah dicat. ”Warnanya langsung terlihat begitu pertama dicat, jadi tidak perlu pakai cat dasar,” terangnya.
Selain itu, tekstur kayu tersebut lebih halus. ”Jadi dalam finishing pembuatannya tidak terlalu ribet. Sebab, kayu mudah dibentuk,” imbuhnya.
Perempuan 31 tahun itu membentuk kayu tersebut menjadi rumah. Setelah itu, papan tersebut diwarnai dengan cat akrilik. ”Kalau ada tambahan kata-kata, dilukis manual dengan kuas. Pakai cat akrilik juga,” papar Lila.
Warna papan begantung request pembeli. Setelah sempat booming warna pastel ala shabby chic yang kalem, kini selera mommy-mommy muda sedikit bergeser. Perempuan asal Batang, Jawa Tengah, itu mengungkapkan, warna yang digemari saat ini lebih ngejreng. ”Kombinasi warna muda dengan warna yang lebih pekat,” terangnya.
Setelah selesai dengan proses pewarnaan papan, barulah Lila memberikan variasi decoupage. ”Salah satu tantangan utamanya, ya pas bagian ini,” ucapnya. Sebab, dia harus menempelkan tisu decoupage secara berhati-hati. Dengan begitu, tisu tidak sobek dan berkerut. Pilihan motif decoupage pun cukup banyak. Mulai tema flower hingga vintage klasik. Untuk huruf dan angka rumah, dia memakai kayu MDF, tetapi yang lebih tipis. Papan nomor rumah tersebut dipernis agar mengilap. (hay/c21/ai/sep/JPG)