← Beranda
Resep Buka Puasa yang Sehat dan Penuhi Gizi Seimbang, Enak dan Mudah Dibuat
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 24 Februari 2026 | 23.02 WIB
Soto ayam adalah salah satu menu buka puasa paling nikmat saat hujan di bulan Ramadhan (freepik)

 

JawaPos.com - Berbuka puasa sering kali identik dengan makanan manis dan gorengan. Padahal, setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh justru membutuhkan asupan yang tepat agar kembali bertenaga tanpa mengganggu kesehatan.

Jika tidak diperhatikan, kebiasaan berbuka yang sembarangan bisa berdampak pada naiknya berat badan hingga gangguan pencernaan.

Banyak orang menjalani puasa dengan berbagai tujuan, mulai dari menjaga kesehatan, menurunkan berat badan, hingga menjalankan ibadah. Namun sayangnya, tidak sedikit yang justru “balas dendam” saat berbuka dengan mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan kalori. Akibatnya, manfaat puasa tidak terasa optimal.

Agar tubuh tetap sehat dan kebutuhan gizi terpenuhi, penting untuk mengetahui urutan dan jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat berbuka.

Berikut panduan sekaligus resep sederhana buka puasa sehat yang bisa kamu terapkan, dikutip dari kanal Sb30Health, Selasa (24/2).

1. Awali dengan Air Putih

Langkah pertama yang paling penting saat berbuka adalah mengembalikan cairan tubuh. Setelah berpuasa berjam-jam, tubuh berada dalam kondisi dehidrasi ringan hingga sedang.

Minumlah air putih secara perlahan, tidak perlu langsung banyak. Hindari minuman manis seperti es teh atau soda sebagai pembuka, karena kandungan gula rafinasi dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat.

2. Konsumsi Buah Segar

Setelah tubuh terhidrasi, lanjutkan dengan mengonsumsi buah segar. Buah mengandung air, serat, serta gula alami yang lebih aman bagi tubuh dibanding gula tambahan.

Contoh buah yang cocok untuk berbuka antara lain:

Kurma

Semangka

Pisang

Pepaya

Hindari buah yang diolah dengan cara digoreng seperti pisang goreng karena kandungan lemaknya meningkat dan justru memberatkan pencernaan.

3. Tambahkan Sayuran

Sayuran berperan penting dalam memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang hilang selama berpuasa. Selain itu, kandungan seratnya juga membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik.

Kamu bisa mengolah sayur menjadi:

Sup sayur bening

Tumis sayur ringan

Lalapan segar

Usahakan variasikan jenis dan warna sayuran agar kebutuhan nutrisi lebih lengkap.

4. Sumber Karbohidrat Seimbang

Setelah itu, tubuh membutuhkan energi utama dari karbohidrat. Pilih sumber karbohidrat yang tidak berlebihan dan tetap seimbang.

Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi:

Nasi putih atau nasi merah

Ubi rebus

Kentang kukus

Jagung

Jika belum terbiasa dengan nasi merah, kamu bisa mencampurnya dengan nasi putih secara bertahap.

5. Lengkapi dengan Protein

Protein sangat penting untuk menjaga massa otot dan membantu proses pemulihan tubuh setelah berpuasa.

Sumber protein sehat antara lain:

Ayam tanpa kulit

Ikan

Telur

Tahu dan tempe

Kacang-kacangan

Pilih cara memasak yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, atau dipanggang, bukan digoreng.

Contoh Menu Buka Puasa Sehat

Agar lebih praktis, berikut contoh menu yang bisa kamu coba di rumah:

Menu sederhana:

Air putih hangat

3 butir kurma + potongan buah segar

Sup sayur bening

Nasi + ayam panggang tanpa kulit

Tumis brokoli dan wortel

Menu ini sudah mencakup cairan, serat, vitamin, karbohidrat, dan protein dalam satu waktu makan.

Tips Penting Saat Berbuka

Agar manfaat puasa tetap maksimal, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Jangan makan berlebihan
Makan secukupnya agar tubuh tidak “kaget” dan sistem pencernaan tetap nyaman.

2. Batasi gula, garam, dan lemak
Kurangi konsumsi makanan terlalu manis, asin, dan berminyak agar kesehatan tetap terjaga.

3. Jangan langsung tidur setelah makan
Beri jeda waktu sebelum beristirahat agar makanan tercerna dengan baik dan mencegah gangguan lambung.

Penutup

Berbuka puasa bukan hanya soal menghilangkan lapar dan haus, tetapi juga momen penting untuk mengisi ulang energi dengan cara yang tepat.

Dengan memilih makanan sehat dan bergizi seimbang, tubuh tidak hanya kembali bertenaga, tetapi juga tetap terjaga kesehatannya sepanjang bulan puasa.

EDITOR: Estu Suryowati