← Beranda
Cari Oleh-oleh di Yogyakarta Selain Bakpia? Ini 10 Rekomendasi Kuliner yang Perlu Dijajal di Kota Pelajar
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 26 Agustus 2025 | 22.26 WIB
Yangko menjadi salah satu makanan khas Yogyakarta yang suka dijadikan oleh-oleh (Instagram/@galeri.seni.rasa)

JawaPos.com - Liburan ke Yogyakarta selalu punya cerita, bukan hanya karena destinasi wisatanya yang penuh sejarah dan budaya, tapi juga karena kulinernya yang menggoda. Setiap sudut kota ini menawarkan pengalaman rasa yang khas, seolah menyimpan kenangan dalam setiap gigitannya.

Ketika waktunya pulang, tentu saja tangan rasanya gatal kalau belum membawa buah tangan untuk keluarga dan sahabat.

Selama ini bakpia selalu jadi ikon oleh-oleh Jogja. Rasanya manis legit, teksturnya lembut, dan pilihan rasanya makin beragam dari waktu ke waktu. Namun, bagi banyak orang, oleh-oleh dari Jogja enggak harus selalu bakpia. Ada banyak pilihan kuliner khas lain yang sama-sama enak, unik, dan sarat makna budaya.

Mulai dari makanan tradisional yang resepnya diwariskan turun-temurun, sampai produk modern yang lahir dari kreativitas anak muda Jogja.

Bagi kamu yang ingin pulang dengan oleh-oleh anti mainstream, 10 rekomendasi ini bisa jadi pilihan tepat, dikutip dari YouTube 10 Best ID, Selasa (26/8).

Setiap makanan punya cerita, asal-usul, dan tentu saja rasa khas yang bikin Jogja semakin layak disebut surganya kuliner Nusantara. Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Gudeg Yukjum

Kalau bicara soal Jogja, gudeg selalu muncul pertama kali di kepala. Nah, Gudeg Yukjum sudah jadi legenda sejak 1950. Rasa manis gurihnya khas banget, hasil dari resep keluarga yang dijaga turun-temurun.

Bedanya, Yukjum menghadirkan gudeg dalam kemasan vakum dan kaleng, sehingga awet dibawa perjalanan jauh. Harganya mulai Rp80 ribuan, cukup ramah di kantong.

Lokasinya ada di Jalan Laksda Adisucipto Km 8, Maguoharjo. Satu bungkus gudeg ini bisa bikin kamu serasa bawa pulang suasana Jogja ke rumah.

2. Yangko Prapto

Buat yang suka camilan kenyal, Yangko Prapto wajib masuk daftar. Terbuat dari tepung ketan dengan rasa manis legit, yangko punya tekstur mirip mochi tapi dengan sentuhan khas Jawa.

Yangko Prapto sudah eksis sampai generasi kelima, jadi kualitas dan cita rasanya enggak main-main. Satu kotak isi 30 potong dengan varian rasa mulai dari original, kacang, cokelat, stroberi, nangka, durian, sampai wijen.

Namun, camilan ini hanya tahan sekitar enam hari, jadi cocok disantap segera setelah dibeli. Toko legendaris ini bisa kamu temukan di Jalan Pramuka No. 82, Umbulharjo.

3. Tiwul Yuk Gum

Makanan khas Gunung Kidul ini punya sejarah panjang. Dulunya, tiwul adalah makanan pokok pengganti nasi, terbuat dari singkong kering atau gaplek. Yuk Gum, yang berdiri sejak 1985, berhasil mengangkat tiwul menjadi oleh-oleh khas dengan resep yang konsisten.

Disajikan dengan taburan kelapa parut, tiwul punya rasa gurih manis yang sederhana tapi bikin nagih. Kamu bisa membeli versi siap makan dalam kemasan besek, atau memilih tiwul instan yang bisa dimasak di rumah.

Lokasinya ada di Jalan Pramuka No. 36, Wonosari, Gunung Kidul.

4. Cokelat Monggo

Kalau ingin oleh-oleh modern, Cokelat Monggo jawabannya. Brand ini berdiri sejak 2008 dengan misi menghasilkan cokelat premium dari biji kakao asli Indonesia.

Namanya diambil dari bahasa Jawa "monggo" yang berarti silakan, sebuah sapaan khas Jogja yang ramah. Dari cokelat batang, praline, sampai minuman cokelat, semuanya dibuat dengan kualitas terbaik.

Suvenir ini cocok banget buat kamu yang ingin menghadirkan sentuhan Jogja dengan gaya elegan. Kamu bisa mampir ke pusatnya di Jalan Tirtoipuran No. 10, Mantrijeron.

5. Keripik Belut Citra Rasa

Jangan salah, belut ternyata bisa jadi camilan gurih renyah yang bikin ketagihan. Keripik belut Citra Rasa di Sayegan, Sleman, jadi salah satu yang paling terkenal. Awalnya usaha ini hanya memasok belut ke pasar, tapi kemudian berkembang jadi produsen keripik kemasan yang awet dan higienis.

Teksturnya garing, rasanya gurih, dan harganya cukup terjangkau. Karena praktis dan tahan lama, keripik belut ini sering jadi favorit wisatawan untuk oleh-oleh.

Lokasinya ada di Jalan Kelaci No. 2, Margoluwih.

6. Jadah Tempe Mbah Carik

Kalau main ke Kaliurang, jangan lupa mampir ke pusatnya jadah tempe Mbah Carik. Makanan ini sederhana tapi sarat makna. Jadah adalah ketan putih kukus yang lembut, sedangkan tempe bacem punya rasa manis gurih. Dimakan bersamaan, keduanya berpadu jadi cita rasa khas yang bikin nagih.

Biasanya satu paket berisi lima jadah dan lima tempe, tapi kamu juga bisa pesan campuran. Rasanya pas disantap hangat-hangat.

Lokasinya ada di Jalan Astuwo No. 50, Pakem, Sleman.

7. Oseng Mercon Bu Narti

Buat pecinta pedas, oseng mercon enggak boleh dilewatkan. Kuliner ini berupa tumisan daging dengan cabai rawit melimpah, yang bikin keringat bercucuran saat disantap.

Oseng mercon Bu Narti jadi pionirnya sejak lama, bahkan sekarang tersedia dalam bentuk kemasan kaleng supaya bisa dibawa pulang.

Ada berbagai pilihan rasa, seperti ayam, cumi, tongkol, dan cakalang. Kalau mau beli langsung, datang saja ke Jalan K.H. Ahmad Dahlan No. 107, Notoprajan.

8. Walang Goreng Gunung Kidul

Nah, ini oleh-oleh ekstrem khas Jogja. Walang atau belalang goreng jadi camilan gurih renyah yang unik. Meski terdengar aneh, proses pengolahannya bersih dan aman, jadi enggak perlu khawatir.

Banyak wisatawan penasaran dan akhirnya ketagihan setelah mencoba. Walang goreng biasanya disantap langsung atau jadi lauk teman nasi.

Bisa ditemukan di Jalan Dharmakum No. 1, Selang, Wonosari.

9. Kipo Kotagede

Kotagede, kawasan bersejarah di Jogja, punya camilan khas bernama kipo. Bentuknya mungil, terbuat dari adonan tepung ketan dan beras yang dipanggang, dengan isian enten-enten (parutan kelapa dan gula merah).

Rasanya manis legit, pas untuk teman minum teh sore. Penjual kipo yang legendaris adalah Bujito, yang tokonya berada di Jalan Mondorakan No. 27, Kotagede. Satu bungkus isi lima potong dengan harga yang sangat terjangkau.

10. Roti Sisir Delicia Bakery

Kalau kamu lebih suka roti, Delicia Bakery punya roti sisir yang klasik dan melegenda sejak 1989. Teksturnya lembut dengan rasa manis atau asin yang bisa dipilih sesuai selera.

Satu boks berisi enam potong roti yang bisa bikin nostalgia suasana rumah tempo dulu. Lokasinya ada di Jalan K.H. Ahmad Dahlan No. 107, Ngampilan.

Penutup

Itulah 10 pilihan oleh-oleh khas Jogja selain bakpia yang bisa kamu jajal. Masing-masing punya rasa unik sekaligus cerita yang bikin Jogja semakin istimewa. Jadi, saat liburan berikutnya ke Kota Pelajar, jangan ragu untuk berburu oleh-oleh ini.

Siapa tahu, buah tangan yang kamu bawa pulang bukan cuma makanan, tapi juga sepotong pengalaman Jogja yang bisa dikenang selamanya.

EDITOR: Estu Suryowati