JawaPos.com - Akses terhadap layanan kesehatan di luar negeri kini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan pemeriksaan maupun perawatan tertentu.
Salah satu tantangannya adalah memastikan perjalanan pasien, mulai dari memperoleh informasi hingga menjalani perawatan, dapat berlangsung secara terkoordinasi.
Kerja sama antara PT Bank Maybank Indonesia Tbk. dan Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur serta Penang membuka akses layanan kesehatan di Malaysia bagi nasabah Premier yang memenuhi ketentuan. Fasilitas yang tersedia mencakup pemeriksaan kesehatan gratis untuk paket tertentu maupun potongan harga, serta dukungan bagi pasien internasional.
Baca Juga: Kemenpora Tanggapi Aksi Galang Dana Atlet Tunarungu demi Tampil di Malaysia
Dukungan tersebut antara lain berupa transportasi dari dan menuju bandara, hotel, dan rumah sakit, fasilitas menginap, serta penerjemah sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo dalam keterangan tertulis mengatakan, kerja sama tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi bagi nasabah.
“Dengan dukungan dan pengalaman Sunway Medical Centre dalam melayani pasien internasional, kemitraan ini memberikan pilihan tambahan bagi nasabah Maybank Premier untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terintegrasi. Kami ingin tidak hanya menjadi mitra dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga dapat mendampingi nasabah dalam berbagai aspek kehidupan yang penting bagi mereka,” ujar Bianto.
Baca Juga: Bos Teknologi Inggris Sebut AI Bisa Bantu Sembuhkan Kanker, Tapi Terhambat Kekurangan Cip
Managing Director, Hospital and Healthcare Operations Sunway Healthcare Group, Dr. Khoo Chow Huat, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar internasional penting.
Menurut dia, kemudahan akses dan koordinasi menjadi bagian penting dalam pelayanan pasien dari Indonesia.
“Melalui kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan pilihan tambahan bagi nasabah yang membutuhkan layanan kesehatan di Malaysia, sekaligus memastikan bahwa perjalanan pasien, mulai dari akses informasi hingga mendapatkan layanan di rumah sakit, dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan terkoordinasi,” katanya.
Selain akses perawatan, edukasi mengenai deteksi dini masalah kesehatan juga menjadi bagian dari kerja sama tersebut. Pada 4 September 2026, digelar sesi edukasi kesehatan di Jakarta mengenai keluhan pada tangan, seperti nyeri, kebas, kesemutan, dan kekakuan, serta kapan kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan dokter spesialis.
Topik tersebut menyoroti pentingnya mengenali gejala sejak dini, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas kerja tinggi. Pemeriksaan dan konsultasi lebih awal dapat membantu menentukan apakah keluhan memerlukan penanganan medis lebih lanjut.