← Beranda
Mewaspadai Hernia pada Anak: Benjolan Bisa Hilang-Timbul, Jangan Diabaikan
Tazkia Royyan HikmatiarSabtu, 11 Juli 2026 | 02.46 WIB
Ilustrasi Hernia. (RG)

JawaPos.com - Hernia pada anak seringkali tak disadari anak maupun orang tua karena sifatnya yang terkadang hilang-timbul. Tanda hernia ini bisa terjadi ketika terlihat benjolan di lipat paha, kantong kemaluan, atau pusar anak yang muncul saat ia menangis, batuk, mengejan, atau aktif bergerak, lalu mengecil saat anak dalam keadaan tenang.

Hernia sendiri biasanya terjadi ketika jaringan atau organ dalam perut menonjol keluar melalui celah atau bagian otot yang lemah. Kondisi ini dapat muncul sejak bayi baru lahir hingga usia anak yang lebih besar.

Dokter Spesialis Bedah Anak Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Kozzy, Sp.BA, menerangkan, jenis hernia yang sering terjadi pada anak adalah hernia inguinalis, yaitu hernia di area lipat paha. Pada anak laki-laki, benjolan dapat turun hingga kantong kemaluan, sedangkan pada anak perempuan dapat tampak di area labia. Anak juga dapat mengalami hernia umbilikalis, yaitu benjolan di area pusar.

Baca Juga: Kolaborasi Perguruan Tinggi Jadi Modal Penguatan Pendidikan Advokat

“Hernia pada anak sering kali terlihat sebagai benjolan yang hilang-timbul. Walaupun anak tampak aktif, orang tua sebaiknya memeriksakan kondisi tersebut agar penyebabnya dapat dipastikan,” ujar dr. Kozzy kepada wartawan, Jumat (10/7).

Ciri-ciri Hernia Inguinalis pada Anak

Hernia inguinalis, kata dr. Kozzy, umumnya ditandai dengan benjolan di lipat paha, kantong kemaluan, atau labia. Benjolan biasanya lebih terlihat saat anak menangis, batuk, mengejan, berdiri, atau aktif bergerak.

Adapun beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer Besok Sabtu, 11 Juli 2026: Intuisi Menjadi Kekuatan, Saatnya Membuka Diri pada Peluang Baru

- Benjolan tampak hilang-timbul.

- Benjolan engecil saat anak berbaring atau tenang.

- Anak rewel, tidak nyaman, atau nyeri di sekitar benjolan.

- Area benjolan kemerahan, membesar, atau terasa keras.

- Benjolan tidak dapat masuk kembali.

- Anak muntah, perut kembung, demam, lemas, atau tidak mau makan.

dr. Kozzy menegaskan bahwa hernia inguinalis perlu diperiksa karena umumnya tidak dapat menutup sendiri. Jika dibiarkan, jaringan atau usus yang keluar dapat terjepit di celah hernia.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo Besok Sabtu, 11 Juli 2026: Percaya pada Diri Sendiri, Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan

“Bila benjolan terasa keras, nyeri, tidak bisa masuk kembali, atau disertai muntah, anak sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Penanganan Hernia Inguinalis pada Anak

Penanganan hernia inguinalis pada anak pada dasarnya akan dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter dengan mempertimbangkan usia, ukuran benjolan, gejala, dan komplikasi. Berbeda dengan hernia umbilikalis, hernia inguinalis umumnya memerlukan operasi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok Sabtu, 11 Juli 2026: Saatnya Jujur pada Diri Sendiri, Peluang Besar Menanti

Menurut dr. Kozzy, salah satu prosedur yang dapat dilakukan adalah herniotomy, yaitu tindakan untuk mengembalikan jaringan ke posisi semestinya, lalu menutup celah hernia agar tidak muncul kembali.

Pada kasus tertentu, herniotomy dapat dilakukan dengan pendekatan laparoskopi. Teknik ini menggunakan sayatan kecil dan bantuan kamera agar dokter dapat melihat area hernia lebih jelas.

“Pendekatan laparoskopi dapat menjadi pilihan pada kasus tertentu. Namun, setiap anak perlu dinilai secara individual agar tindakan sesuai dengan kondisinya,” ungkap dr. Kozzy.

Sementara itu, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong Margareth Aryani Santoso, MARS, mengatakan bahwa di Bethsaida Hospital Gading Serpong, pemeriksaan dan penanganan hernia inguinalis pada anak dapat dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah Anak, sehingga anak bisa mendapatkan evaluasi yang menyeluruh dan komprehensif untuk memastikan diagnosis, menilai risiko, serta menentukan rencana penanganan yang paling tepat.

Baca Juga: KAI Percepat Digitalisasi dan Peremajaan Armada, Face Recognition hingga Pelacakan Real-Time jadi Andalan

Bethsaida Hospital Gading Serpong juga mendukung tindakan herniotomy, termasuk dengan pendekatan laparoskopi pada kasus yang sesuai

“Di Bethsaida Hospital Gading Serpong, kami berkomitmen memberikan pemeriksaan dan penanganan bedah yang aman dan tepat, dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis bedah anak yang berpengalaman. Kami memahami bahwa setiap anak memiliki kebutuhan yang unik, sehingga pendekatan yang kami lakukan selalu disesuaikan secara menyeluruh dan penuh empati,” tutupnya.

EDITOR: Bintang Pradewo