JawaPos.com – Lutut merupakan salah satu sendi terbesar dalam tubuh yang berperan penting dalam menopang berat badan dan mendukung pergerakan sehari-hari. Tidak heran jika bagian ini rentan mengalami gangguan, salah satunya rasa nyeri saat diluruskan atau ditekuk.
Kondisi lutut sakit saat ditekuk dan diluruskan sering kali muncul secara tiba-tiba, terutama setelah aktivitas berat. Namun, pada sebagian orang, keluhan ini bisa berlangsung lama dan semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat.
Penyebabnya pun beragam, mulai dari cedera ringan hingga gangguan serius pada sendi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali berbagai faktor pemicunya agar dapat melakukan penanganan sejak dini.
Melansir dari laman Halodoc dan Alodoker, berikut ini sejumlah penyebab lutut sakit saat diluruskan yang perlu Anda ketahui:
Baca Juga: 9 Penyebab Mata Kaki Bengkak: Kenali Gejala, Risiko, dan Cara Mengatasinya sejak Dini
1. Cedera Lutut
Cedera menjadi penyebab paling umum nyeri lutut. Benturan, jatuh, atau gerakan memutar secara tiba-tiba dapat merusak struktur lutut, seperti ligamen, meniskus, atau tulang. Kondisi ini biasanya disertai pembengkakan dan nyeri saat bergerak.
2. Cedera Meniskus
Meniskus adalah bantalan tulang rawan yang berfungsi sebagai peredam kejut. Robekan pada meniskus dapat menyebabkan rasa nyeri saat lutut diluruskan, terutama setelah aktivitas fisik yang intens.
3. Cedera Ligamen (ACL, PCL, MCL)
Ligamen berfungsi menjaga stabilitas lutut. Jika terjadi robekan, terutama pada ligamen ACL, lutut bisa terasa nyeri, tidak stabil, bahkan sulit digerakkan.
4. Osteoartritis
Osteoartritis merupakan kondisi degeneratif yang menyebabkan tulang rawan sendi menipis. Akibatnya, tulang saling bergesekan dan menimbulkan rasa sakit, kaku, serta keterbatasan gerak.
5. Rheumatoid Arthritis
Berbeda dengan osteoartritis, rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi. Lutut yang terkena akan terasa nyeri, bengkak, dan sulit diluruskan.
6. Tendonitis
Tendonitis adalah peradangan pada tendon yang menghubungkan otot dengan tulang. Kondisi ini sering terjadi akibat penggunaan berlebihan, seperti pada aktivitas olahraga yang melibatkan banyak gerakan lutut.
7. Bursitis
Bursitis terjadi ketika kantung cairan (bursa) di sekitar lutut mengalami peradangan. Gejalanya meliputi nyeri, pembengkakan, dan kemerahan, terutama saat lutut diluruskan.
8. Runner's Knee (Sindrom Patellofemoral)
Kondisi ini sering dialami oleh pelari atau orang yang aktif bergerak. Nyeri biasanya terasa di sekitar tempurung lutut dan memburuk saat lutut diluruskan atau setelah duduk lama.
9. Kista Baker
Kista Baker adalah benjolan berisi cairan yang terbentuk di belakang lutut. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa kaku dan nyeri saat lutut diluruskan.
10. Berat Badan Berlebih
Kelebihan berat badan memberikan tekanan ekstra pada sendi lutut. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan sendi dan memicu nyeri.
Baca Juga: 9 Manfaat Mandi Air Hangat untuk Kesehatan, Bisa Redakan Stres hingga Bikin Tidur Nyenyak