← Beranda
Metode RICE Ala Kemenkes, Panduan untuk Mengobati Keseleo agar Cedera Tidak Semakin Parah dan Bisa Sembuh dengan Cepat
Shania Vivi Armylia PutriKamis, 9 April 2026 | 02.02 WIB
Ilustrasi keseleo/freepik

JawaPos.com-Keseleo atau terkilir terjadi ketika jaringan ligamen mengalami cedera sehingga memicu pembengkakan.

Pada umumnya kesleo terjadi ketika anda melakukan aktivitas fisik, seperti melompat, berlari, atau melakukan gerakan secara tiba-tiba dengan tempo yang cepat.

Kesleo bisa menimpa anggota badan gerak seperti pergelangan kaki, pergelangan tangan,dan  jari-jari.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Keseleo, Begini Cara Menanganinya agar Tidak Jadi Masalah yang Lebih Serius

Selama ini, banyak orang menganggap pijat sebagai penanganan utama saat kesleo.

Padahal, penanganan awal cedera tidak boleh dilakukan sembarangan, termasuk mengubah posisi bagian yang kesleo.

Pijatan yang terlalu keras justru berisiko memperparah nyeri dan meningkatkan pembengkakan.

Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut terjadi, berikut metode RICE yang direkomendasikan .kemkes.go.id sebagai langkah pertolongan pertama saat mengalami kesleo.

  1. Rest 

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat kaki keseleo adalah mengistirahatkan bagian yang terkilir atau rest.  Proses istirahat penting dilakukan agar jaringan tubuh tidak semakin rusak. Melakukan aktivitas biasa dapat memperlambat proses pemulihan.   

  1. Ice 

Tahap kedua, lakukan kompres dingin pada tangan atau kaki yang cedera. Kompres dingin (ice) dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan. Lakukan kompres selama 15-20 menit dengan melapisinya menggunakan kain.

  1. Compression

Selanjutnya berikan penekanan pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Penekanan atau compression dilakukan dengan membalut area yang keseleo memakai perban. Balutan perban tersebut efektif untuk mengurangi pembengkakan dan memberikan kekuatan pendukung pada bagian tubuh anda.

  1. Elevation 

Elevation adalah proses meletakkan bagian tubuh yang mengalami keseleo, lebih tinggi dari posisi jantung anda. Posisi ini dapat mengurangi pembengkakan dan penumpukan cairan di bagian yang mengalami cedera.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho