JawaPos.com - Semua orang mendambakan gigi yang sehat dan bersih putih. ini adalah keinginan umum masyarakat saat usia lanjut. Gigi putih tidak hanya menunjang pada penampilan, tetapi juga mencerminkan kesehatan mulut yang baik.
Perubahan warna gigi pada orang dewasa adalah salah satu perubahan yang mungkin mengakibatkan masalah psikologis dan sosial. Memang, saat ini tersedia berbagai produk yang mengklaim dapat memutihkan gigi dengan cepat. Meskipun demikian, sangat penting untuk berhati-hati dalam memilih produk tersebut.
Beberapa produk di pasaran mungkin tidak sepenuhnya aman atau efektif. Jadi sebaiknya Anda selalu berpikir matang sebelum menggunakan produk pemutih gigi.
Beberapa perilaku berikut dapat meningkatkan risiko gigi menjadi kuning, termasuk, konsumsi kopi dan teh secara rutin, kerusakan pada enamel gigi, penggunaan antibiotik tertentu, ketidakcukupan perawatan kebersihan gigi, kebiasaan merokok.
Oleh karena itu, untuk menjaga gigi tetap dalam kondisi putih dan bersih, sangat penting untuk berupaya menghindari kebiasaan-kebiasaan yang disebutkan di atas.
Melakukan tindakan pencegahan ini dapat membantu Anda mempertahankan kesehatan dan kebersihan gigi anda dalam jangka panjang.
Dilansir JawaPos.com dari siloamhospitals.com menjelaskan bahwa, untuk menjaga gigi tetap putih dan bersih, ada berbagai cara alami yang dapat dicoba. Beberapa kebiasaan yang dapat mengakibatkan gigi kuning termasuk sering mengonsumsi kopi dan teh, rusaknya enamel gigi, penggunaan obat-obatan antibiotik, kurang menjaga kebersihan gigi, dan merokok.
Untuk memutihkan gigi secara alami, ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan, berikut sembilan langkah yang bisa dilakukan:
1. Rajin Menyikat Lidah atau Flossing
Membersihkan sisa makanan dan plak yang tidak bersih dapat membantu mencegah gigi berubah warna kuning. Flossing membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang sulit dijangkau oleh sikat gigi biasa. Menggunakan sikat lidah juga dapat membantu menghilangkan bakteri dan sisa makanan.
2. Menyikat Gigi dengan Benar
Teknik menyikat gigi yang benar melibatkan menyikat setiap bagian gigi dengan gerakan membulat selama dua menit. Sikat gigi sebaiknya mengandung fluoride dan triclosan, karena kandungan ini efektif dalam membersihkan plak gigi.
3. Membatasi Konsumsi Gula
Membatasi konsumsi makanan yang mengandung gula penting karena gula dapat memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan penumpukan plak dan radang gusi. Disarankan untuk menyikat gigi setelah mengkonsumsi makanan bergula.
4. Memperbanyak Sayur dan Buah-buahan
Sayur dan buah-buahan yang mengandung banyak air dapat membersihkan sisa makanan dan mencegah asam yang dapat mengubah warna gigi. Kandungan alami dalam buah, seperti asam malat, dapat membantu mengurangi noda pada gigi.
5. Sering-sering Minum Air Putih
Air putih membantu membilas sisa makanan yang dapat menyebabkan plak pada gigi. Selain itu, air putih membantu menyeimbangkan zat mineral dalam mulut dan mencegah lubang pada gigi.
Baca Juga: 6 Arti Mimpi Bertemu Kerabat yang Meninggal, Bukanlah Hal yang Negatif
6. Mengoptimalkan Asupan Kalsium
Asupan makanan yang mengandung tinggi kalsium, seperti susu dan brokoli, membantu menjaga kesehatan enamel gigi.
7. Kurangi Konsumsi Makanan dan Minuman Berwarna
Makanan dan minuman berwarna dapat menyebabkan perubahan warna gigi jika dikonsumsi secara berlebihan, karena gigi dapat menyerap warna tersebut.
8. Sikat Gigi setelah Makan Camilan
Penumpukan karang gigi dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Usahakan untuk menyikat gigi setidaknya satu jam setelah mengkonsumsi camilan yang berpotensi menempel pada gigi.
9. Menghentikan Kebiasaan Merokok
Rokok dapat menyebabkan noda tembakau yang dapat menembus enamel gigi dan menyebabkan gigi menguning. Jangka panjangnya, rokok dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut yang serius.
Lantas benarkah dengan isu bahwa cuka apel bisa digunakan sebagai pemutih gigi. Aman atau tidak menggunakannya sebagai tindakan alternatif untuk merawat gigi.
Dikutip JawaPos.com dari Jurnal Cakradonya Dent J 2023; 15(2):87-89 menjelaskan bahwa, faktanya cuka apel tidak memiliki pengaruh terhadap perubahan warna gigi. Penggunaannya tidak menyebabkan mengalami perubahan warna.
Cuka apel kurang berdampak pada perubahan warna permanen pada gigi, namun dapat menjadi salah satu alternatif bahan alami untuk pemutihan gigi.
Penggunaan cuka apel dalam pemutihan gigi pada umumnya dianggap lebih aman dibandingkan dengan beberapa bahan pemutih gigi komersial yang memiliki potensi merusak enamel gigi. Meskipun demikian, hasilnya mungkin bervariasi tergantung pada kondisi gigi individu dan cara penggunaan yang benar.