← Beranda
Sosialisasi Wajib Dilakukan Pemerintah Terkait Penerapan 3M
KuswandiJumat, 20 November 2020 | 04.54 WIB
Petugas membagikan masker untuk mencegah penularan Covid-19 pada peringatan hari Sumpah Pemuda di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (28/10/2020). Antisipasi lonjakan penumpang saat cuti bersama serta peringatan Sumpah Pemuda yang ke-92 tahun KAI Comuter
JawaPos.com - Optimalisasi penerapan protokol kesehatan perlu diimbangi oleh sosialisasi dan edukasi. Melalui hal itu, masyarakat akan lebih mudah menumbuhkan kesadaran diri untuk patuh pada protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang paling dasar untuk dilakukan mencegah penularan Covid-19 adalah 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan pakai sabun serta wajib menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Pengamat Sosiologi UI Devi Rachmawati mengungkapkan, beberapa hal yang mestinya bisa dijadikan dasar atau pendekatan upaya agar masyarakat mau patuh melaksanakan protokol kesehatan adalah sosialisasi tiada henti.

"Kultur manusia di kita itu mudah lupa sehingga sosialisasi ini harus terus menerus. Jangan mudah puas merasa sudah pernah ditayangkan dan masyarakat lihat lalu paham. Lihatnya aja ngga, apalagi paham," cetus dia beberapa waktu lalu.

Baca juga: Doni: Kerumunan Pasti Menimbulkan Penularan Covid-19

Oleh karenanya, masyarakat perlu melihat contoh dan yang dinilai paling efektif, yaitu dari pejabat atau tokoh publik. Ironisnya, masih banyak pula di antara para tokoh itu masih kurang patuh pada protokol kessehatan.

Setelahnya, ia pun mengatakan demonstrasi simbolik perlu untuk sekali lagi mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 itu ada dan bisa berdampak signifikan dalam kehidupan.

"Satu lagi yang juga mungkin kalau dirasa perlu oleh pemerintah yaitu isolasi. Mau tidak mau itu harus dilakukan kalau memang tiga hal tadi belum mampu mendorong kesadaran masyarakat," tandasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=ofgB8fuv-kY
EDITOR: Kuswandi