← Beranda
Sering Kesulitan Memahami Silent Treatment? Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Diam saat Marah
Tria Ari HastutiJumat, 10 April 2026 | 18.11 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang memilih diam saat sedang marah (Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang menganggap diam saat marah sebagai bentuk ketidakpedulian, padahal perilaku ini sering kali berkaitan dengan kepribadian seseorang.

Alih-alih melampiaskan marah dengan berkata kasar, orang yang cenderung menarik diri ini sebenarnya sedang memproses emosi yang meluap.

Memahami alasan di balik diamnya seseorang ketika sedang marah bisa membantu untuk menjaga hubungan tetap sehat.

Dilansir dari Real Simple, berikut ini beberapa ciri kepribadian yang biasanya dimiliki oleh orang yang memilih untuk diam saat hati dan pikirannya sedang kacau.

Baca Juga: Sering Terbangun di Tengah Malam dan Sulit Tidur Lagi? Lakukan 5 Tips agar Kembali Terlelap dengan Nyenyak

1. Memiliki Kontrol Diri yang Baik

Orang yang diam saat sedang marah biasanya memiliki kontrol diri yang baik sehingga jarang terlihat impulsif.

Mereka paham bahwa kata-kata yang dikeluarkan saat emosi justru akan memperburuk hubungan.

2. Cenderung Suka Introspeksi Diri

Selain itu, orang yang milih menarik diri saat emosi memuncak biasanya cenderung introspektif.

Alih-alih menyalahkan orang lain, justru mereka melakukan refleksi dahulu dari sudut pandangnya.

Sikap ini dapat membantu membedakan antara perasaan yang valid dan ego sendiri.

3. Lebih Suka Menghindari Konflik

Keinginan untuk menjaga hubungan tetap harmonis juga sangat melekat pada orang yang tidak pernah marah secara meledak-ledak.

Menurutnya, melakukan konfrontasi langsung hanya membuang energi dan bisa menyakiti perasaan orang lain.

4. Membutuhkan Waktu untuk Memproses Informasi

Kemampuan orang dalam memproses informasi yang melibatkan emosi tidaklah sama.

Orang yang memilih diam biasanya sedang memproses informasi karena mereka tidak bisa langsung bereaksi.

5. Cenderung Diam untuk Melindungi Diri

Diam bisa menjadi cara untuk melindungi diri ketika hati sedang terluka dan kecewa.

Dengan menarik diri, akan tercipta rasa aman yang memunculkan kestabilan emosi.

Selain itu, sikap diam juga menjadi bentuk pertahanan diri untuk memastikan kesehatan mental tetap terjaga.

Memahami sikap diam seseorang saat sedang marah, tentu bisa menjadi proses penyembuhan luka yang menjadi kunci keharmonisan dalam hubungan.

Baca Juga: Orang yang Melewatkan Makan Siang dan Malah Mengonsumsi Camilan Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Kepribadian Halus Ini Menurut Psikologi

EDITOR: Candra Mega Sari