← Beranda
Heran pada Orang yang Menutup Diri saat Kamu Marah atau Berteriak? Ini 5 Alasan Psikologisnya
Tria Ari HastutiMinggu, 8 Maret 2026 | 17.20 WIB
Ilustrasi seseorang yang sering menjauh saat menghadapi konflik. (Freepik)

JawaPos.com - Kamu merasa sedang mencoba mengungkapkan perasaan frustrasi kepada seseorang?

Namun alih-alih merespons, mereka justru diam, menghindari kontak mata, atau bahkan menghilang.

Menurut psikologi, sikap ini sering disebut sebagai shutting down. Meskipun bagimu ini terasa seperti pengabaian, sebenarnya ada mekanisme psikologis yang jauh lebih kompleks di baliknya.

Melansir dari YourTango, berikut ini beberapa alasan kenapa seseorang menutup diri saat menghadapi kemarahan atau teriakan.

Baca Juga: Perempuan yang Tampak Bahagia di Permukaan tetapi Kesepian di Dalam Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Pendiam Ini Menurut Psikologi

1.      Merasakan Beban Emosional yang Berlebihan

Saat menghadapi kemarahan, keadaan emosional bisa menjadi sangat kuat sehingga otak yang lebih berperan mengedepankan logika akan berhenti berfungsi sementara.

Orang tersebut merasa menanggung beban emosi yang berlebihan dan tidak lagi mampu memproses kata-kata atau memberikan argumen yang masuk akal.

2.      Takut Memicu Konflik yang Lebih Panjang

Banyak orang yang memilih diam demi menjaga situasi agar tidak terjadi konflik yang lebih buruk.

Mereka mungkin berpikir jika memberikan respon saat kamu marah justru akan memperburuk hubungan.

Baca Juga: Orang yang Selalu Memilih Kursi Lorong Tanpa Berpikir, Biasanya Menunjukkan 9 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

3.      Trauma di Masa Lalu

Seseorang yang tumbuh di lingkungan yang penuh teriakan dan sering menghadapi kemarahan cenderung bersikap menutup diri.

Hal ini dilakukan untuk bisa bertahan menghadapi hukuman dan sikap tidak dipedulikan saat masa lalu, kemudian membentuk kepribadiannya saat dewasa.

4.      Memiliki Rasa Malu yang Mendalam

Teriakan sering kali memunculkan rasa malu yang membuat seseorang ingin bersembunyi atau menghilang.

Menurut psikologi, rasa malu inilah yang menjadikan seseorang enggan bersikap terbuka, terlebih jika harus berhadapan dengan orang baru.

5.      Merasa Kesulitan dalam Meregulasi Emosi

Perlu diingat, tidak semua orang memiliki kemampuan yang baik dalam meregulasi emosinya.

Padahal berbekal kemampuan inilah seseorang bisa menghadapi konflik yang sedang dihadapi.

Jangan salah paham, ya. Yuk, kenali mengapa mereka jadi diam saja atau bahkan menjauh saat kamu sedang marah.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho