← Beranda
Kronologi Lengkap Tragedi di Siak: Senjata Rakitan 3D Meledak Saat Ujian Praktik, Seorang Pelajar Tewas
Ryandi ZahdomoJumat, 10 April 2026 | 21.39 WIB
Prosesi pemakaman Muhammad Aqil Arizal pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak di Suak Santai, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (8/4/2026). (MONANG LUBIS/RIAU POS)

 

JawaPos.com - Tragedi memilukan menyelimuti SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak pada Rabu (8/4). Muhammad Aqil Arizal, seorang pelajar kelas III yang dikenal berprestasi, mengembuskan napas terakhir setelah karya sains berupa senapan rakitan 3D miliknya meledak saat ujian praktik berlangsung.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ini menyisakan duka mendalam bagi dunia pendidikan di Kabupaten Siak. Niat hati ingin menunjukkan inovasi terbaik demi nilai bagus, namun malapetaka justru menghampiri di aula sekolah.

Kronologi Ledakan Senjata 3D di SMP Siak

Dikutip dari Riau Pos (JawaPos Group), peristiwa bermula saat pelaksanaan ujian praktik mata pelajaran IPA yang dipandu oleh guru pembimbing. Kelompok Aqil menjadi salah satu dari lima tim yang dijadwalkan mempresentasikan karya mereka.

Kasatreskrim Polres Siak, AKP Dr Raja Kosmos, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban sempat meminta teman-teman satu kelompoknya untuk menjaga jarak demi keamanan.

"Karena korban akan menunjukan/memperagakan aksi ujian praktiknya yang berupa senapan 3D rakitan yang dibuat korban," jelas Kosmos dikutip Jumat (10/4).

Nahas, saat Aqil melakukan tembakan peragaan, senapan tersebut meledak dengan suara dentuman keras dan asap tebal. Pecahan dari material plastik dan besi berhamburan hingga mengenai dinding kelas. Luka serius di bagian wajah membuat Aqil segera dilarikan ke RSUD Tengku Rafian, namun nyawanya tidak tertolong.

Temuan Bubuk Hitam dan Penyelidikan Polisi

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab pasti ledakan. Dari lokasi kejadian, ditemukan komponen senjata berupa bagian plastik, potongan besi, hingga sisa bubuk hitam.

"Bubuk hitam itu kami kirim ke Lapfor Polda Riau," terang AKP Raja Kosmos.

Pihak Satreskrim saat ini tengah mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini. Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi atau informasi yang belum tentu kebenarannya sebelum penyelidikan usai.

Sosok Siswa Berprestasi dan Calon Siswa MAN IC

Kepergian Aqil meninggalkan kesedihan bagi pihak yayasan dan sekolah. Selama ini, ia dikenal sebagai siswa yang sangat kreatif dan religius. Aqil bahkan baru saja memenangkan lomba robotik tingkat Provinsi Riau dan dinyatakan lulus seleksi masuk MAN IC Perawang.

Uwak korban, Dr Fauzi Asni, menyatakan pihak keluarga telah ikhlas menerima musibah ini. Ia mengenang keponakannya sebagai anak yang tekun bereksperimen.

"Saat dilakukan uji coba di rumah, karya sains korban aman dan berhasil," kata Fauzi.

Evaluasi Kurikulum dan Praktik Sains di Sekolah

Kadisdik Kabupaten Siak Romy Lesmana Dermawan menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pedoman pembelajaran praktik di sekolah agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga: Operasi Kampung Narkoba Amankan 1.259 Orang dan Puluhan Senjata Api Rakitan

Meski demikian, Disdik masih menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian. Fokus utama saat ini adalah memberikan pendampingan bagi sekolah dan keluarga yang masih dalam suasana berkabung.

 

EDITOR: Kuswandi