← Beranda
Polda Metro Jaya Pastikan Massa Aksi Pimpinan Mas Botok sudah Bubar sejak Siang
Syahrul YunizarJumat, 28 Agustus 2026 | 04.17 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keterangan terkait dengan aksi massa dan sejumlah kegiatan di Jakarta dan sekitarnya hari ini (27/8). (Polri)

 

JawaPos.com - Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya memastikan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) bertahap membubarkan diri sejak pukul 12.30 WIB. Sedangkan assa aksi yang dibubarkan malam ini bukan bagian dari kelompok massa yang berdemo bersama Mas Botok dan kawan-kawannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan hal itu saat dikonfirmasi pada Kamis malam (27/8). Dia menyatakan massa yang dibubarkan polisi setelah malam hari bukan peserta aksi demo siang tadi.

”Betul, massa yang dibubarkan (malam hari) bukan merupakan massa aksi (siang tadi),” terang Budi.

Berdasar laporan dan pemantauan di sekitar Kawasan Senayan, Jakarta, terjadi kerusuhan dan keributan di beberapa titik. Dilaporkan aksi pengrusakan fasilitas publik oleh massa yang terus berusaha dipukul mundur aparat kepolisian dari sekitar Gedung DPR.

Budi memastikan massa tersebut bukan bagian dari masyarakat Pati dan AMPB karena massa yang dipimpin Botok meninggalkan Gedung DPR sejak siang. Dia menyebut, aksi massa masyarakat Pati berjalan aman, tertib, dan kondusif.

”Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Setelah perwakilan AMPB diterima pimpinan DPR RI, massa secara bertahap meninggalkan lokasi dengan baik,” terang dia.

Menurut perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu, aksi demo AMPB merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dijaga agar berlangsung damai, tertib, dan saling menghormati.

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi. Yang terpenting, setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang baik, tanpa provokasi, tanpa kekerasan, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujarnya.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan seiring malam hari, peserta aksi diajak mengakhiri kegiatan penyampaian aspirasi. 

Jenderal bintang dua Polri itu mengingatkan instansinya menghormati penyampaian aspirasi sebagai bagian dari demokrasi. Namun, pelaksanaan harus memperhatikan hak masyarakat lain.

”Polri menghormati setiap penyampaian aspirasi yang dilakukan masyarakat. Namun, ketika waktu sudah malam, kami mengajak saudara-saudara yang masih di lokasi untuk bersama-sama mengakhiri kegiatan,” kata Isir.

Menurut dia, hal itu penting agar tidak ada aktivitas masyarakat terganggu saat aksi massa berjalan. Polri mengapresiasi kerja sama semua pihak, termasuk AMPB yang menjaga ketertiban.

”Kami mengapresiasi seluruh masyarakat dan AMPB yang menjaga situasi tetap tertib. Mari kita pertahankan suasana aman dan nyaman dengan saling menghormati kepentingan satu sama lain,” ucap dia.

Baca Juga: Rekening Mas Botok AMPB Kembali Normal, Polda Metro Jaya: Penundaan Transaksi Sudah Dibuka

Johnny menegaskan ruang publik adalah ruang bersama yang harus digunakan dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, penyampaian aspirasi dan aktivitas masyarakat lain perlu berjalan seimbang. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan