← Beranda
Usai Pembangunan Saluran Air dan Peninggian, Jalan Muchtar Raya Kembali Dibuka
Bintang PradewoJumat, 28 Agustus 2026 | 02.03 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan resmi membuka kembali ruas Jalan Muchtar Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, pada Kamis (27/8/2026). (Istimewa)

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan resmi membuka kembali ruas Jalan Muchtar Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, pada Kamis (27/8).

Jalan yang menjadi akses perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat itu kembali dapat dilintasi setelah pembangunan saluran air dan peninggian jalan rampung dikerjakan.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, seluruh pekerjaan infrastruktur sistem drainase dan peninggian jalan di lokasi telah selesai 100 persen.

Baca Juga: Bruno Mars Gelar The Romantic Tour di Asia, Namun Jakarta Tidak Masuk dalam Rangkaian Jadwal Konser

Karena itu, akses jalan yang sebelumnya digunakan sebagai area pekerjaan kini dibuka kembali untuk masyarakat.

"Hari ini keseluruhan pekerjaan sudah selesai, sehingga jalan ini kita buka kembali seperti semula," kata Syafrin, Kamis (27/8/2026).

Menurut Syafrin, Jalan Muchtar Raya menjadi salah satu titik yang rawan mengalami genangan.

Kondisi tersebut dipengaruhi kontur wilayah yang relatif rendah sekaligus menjadi jalur penghubung Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Tangerang.

Baca Juga: Zinedine Zidane Hadapi Tantangan Mempertahankan Kejayaan Prancis sekaligus Bangun Era Baru Les Bleus

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Jakarta Selatan memprioritaskan pembangunan saluran air yang terhubung dengan saluran penghubung di Jalan Joglo.

Selain itu, badan jalan yang kerap terendam juga ditinggikan dengan betonisasi.

"Prioritas penanganannya adalah pembuatan saluran yang mengalir ke saluran penghubung di Jalan Joglo, dilanjutkan dengan peninggian jalan yang kerap terendam. Hari ini seluruh pekerjaan sudah selesai 100 persen," ujarnya.

Syafrin menyebut penanganan Jalan Muchtar Raya merupakan bentuk sinergi lintas wilayah.

Pekerjaan di wilayah Jakarta Selatan diselesaikan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan, kemudian penanganan pada sisi perbatasan dilanjutkan oleh Sudin SDA Jakarta Barat.

Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk memastikan penanganan persoalan genangan tidak terhenti hanya karena adanya batas administrasi wilayah.

Syafrin juga mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam merespons laporan masyarakat secara cepat.

Baca Juga: Simak, Jadwal Waktu Shalat Bagi Wilayah Bandung Besok Jumat, 28 Agustus 2026

"Setelah menerima aduan, Sudin SDA Jakarta Selatan langsung bergerak melakukan perencanaan hingga penganggaran. Kami mengapresiasi respons cepat dari Kasudin SDA Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo menjelaskan pekerjaan pada sisi Jakarta Selatan meliputi pembangunan saluran air sepanjang 242,4 meter.

Saluran tersebut memiliki lebar 60 sentimeter dan diperbesar menjadi 80 sentimeter ketika memasuki saluran penghubung.

Baca Juga: Nico González Resmi Bergabung Newcastle dari Manchester City

Selain membangun saluran, petugas juga melakukan peninggian badan jalan sepanjang 50 meter dengan lebar lima meter.

Jalan tersebut diperkuat menggunakan beton dengan ketebalan 20 sentimeter.

"Pengerjaan dimulai sejak 13 Juli dan target awal selesai 10 September. Alhamdulillah, berkat kerja keras di lapangan, pekerjaan selesai lebih cepat dan akses jalan sudah dapat kembali dilintasi warga," kata Santo.

Santo berharap kapasitas drainase di kawasan itu dapat meningkat dan risiko genangan saat musim hujan bisa ditekan.

Santo pun mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

EDITOR: Bintang Pradewo