← Beranda
Momen Penangkapan Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ saat Sedot Lemak di Klinik Kecantikan
Syahrul YunizarJumat, 14 Agustus 2026 | 23.44 WIB
Bandar narkoba bernama Muhammad Ridwan (MR) alias Bos Gendut, ditangkap saat sedot lemak di sebuah klinik kecantikan. ( tangkapan layar video )

 

 

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap momen penangkapan bandar narkoba bernama Muhammad Ridwan (MR) alias Bos Gendut pada Kamis (13/8), saat sedot lemak di sebuah klinik kecantikan.

Penangkapan Bos Gendut dikonfirmasi oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran pada Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan. Dia memastikan bahwa bandar narkoba itu ditangkap saat sedang sedot lemak.

”Betul (penangkapan Bos Gendut) saat sedot lemak di klinik kecantikan),” kata dia singkat.

Dalam rekaman video yang beredar di kalangan awak media, tampak Bos Gendut tengah berbaring. Dia tengah bersiap menjalani treatment sedot lemak di klinik tersebut.

Sebelumnya, BNN mengungkapkan bahwa Gendut merupakan bandar sekaligus pengendali narkoba di Kampung Bahari. Dia ditangkap dalam operasi yang berlangsung kemarin.

”Gembong narkoba tersebut yang merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau bos Gendut yang bercokol di Kampung Bahari,” ucap Roy.

Usai menangkap Bos Gendut, BNN melanjutkan operasi. Mereka mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 98 kilogram sabu, senjata api, emas batangan, dan barang bukti lain. Termasuk diantaranya uang tunai Rp 1,2 miliar. Jika ditotal barang bukti tersebut mencapai Rp 39,9 miliar.

”Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, terhadap bos gendut atau MR tersebut, kami sudah bisa mengembangkan (penanganan kasus) TPPU-nya,” kata dia.

Karena itu, Roy menegaskan bahwa proses hukum terhadap Bos Gendut saat ini bukan hanya terkait dengan peredaran narkoba, melainkan juga menyangkut TPPU atas kasus narkoba tersebut. Dia mengakui, dalam proses penggerebekan itu, terjadi perlawanan yang dilakukan oleh jejaring Bos Gendut.

”Ada perlawanan dari mereka. Anggota ditembaki mercon kemudian kami hadang dan antisipasi, kami pukul mundur mereka,” tegasnya.

Berdasar rekaman video yang beredar luas, perlawanan tampak terlihat saat petugas kepolisian masuk ke kampung tersebut. Dalam operasi itu, seorang polisi terluka.

Baca Juga: Gerebek Kampung Bahari, ‘Bos Gendut’ Ditangkap Dengan Bukti Narkoba Rp 39,9 Miliar

”Ada salah satu dari anggota kami, anggota Polri, yang terluka di bagian bawah mata,” ujarnya.

Namun demikian, Roy memastikan polisi tersebut sudah dievakuasi. Sehingga, proses penggerebekan tetap berjalan. Bukan hanya menangkap Bos Gendut dan mengamankan sejumlah barang bukti, 2 orang kaki tangan bandar narkoba itu juga sudah diciduk.

 

EDITOR: Kuswandi