JawaPos.com - Penyelidikan atas insiden kebakaran yang melalap Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta resmi diambil alih oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya setelah sebelumnya ditangani Polsek Metro Gambir. Langkah pelimpahan ini dilakukan seiring dengan masuknya tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk menyisir titik awal kemunculan api.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan bahwa berkas penanganan perkara tersebut telah diserahkan secara resmi pada Senin (10/8).
"Jadi saat ini prosesnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, sudah dilimpahkan dari Polsek Metro Gambir kepada Ditreskrimum Polda Metro, kemarin penyerahannya," ujar Erlyn, Selasa (11/8).
Baca Juga: Liverpool Resmi Pinjam Bek Uruguay Ronald Araujo dari Barcelona
Puslabfor Sisir Area Terdampak dan Ambil Sampel Abu
Hingga Selasa siang, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Puslabfor Polri masih beroperasi di dalam Gedung Bapenda DKI Jakarta guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan.
Fokus pemeriksaan intensif diarahkan pada penyisiran area lantai 11 hingga lantai 16 yang hangus dilalap si jago merah pada Jumat (7/8) malam lalu. Petugas secara khusus mengumpulkan bukti-bukti fisik dari tiga titik utama, yakni lantai 11 yang difungsikan sebagai ruang arsip, serta lantai 12 dan lantai 16. Dari lokasi tersebut, sampel abu dan arang sisa kebakaran diangkut untuk diuji secara akademis di laboratorium forensik.
"Masih, di dalam sampai siang ini masih proses ya dari Polsek Metro Gambir dan Labfor masih di dalam penyelidikan," jelas Erlyn.
Baca Juga: Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Dua Rusunawa di Jakarta Utara
Seluruh Perkembangan Resmi Ditangani Polda Metro Jaya
Dikonfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, AKP Arfan Rawung, menegaskan bahwa seluruh temuan baru maupun kesimpulan akhir dari olah TKP nantinya akan dipaparkan secara terpusat oleh Polda Metro Jaya.
"Iya sudah dilimpahkan ke Polda Metro kemarin, saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya. Nanti hasilnya (olah TKP) dan semua informasi akan langsung disampaikan Polda Metro Jaya," kata Arfan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami berbagai potensi penyebab kebakaran dan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai ada atau tidaknya keterkaitan antara insiden api dengan aktivitas renovasi gedung yang tengah berlangsung di lantai 11 hingga 14.