← Beranda
Fakta Baru Mutilasi Depok: Pelaku Sudah Skenariokan Pembunuhan Kunaefi
Ryandi ZahdomoKamis, 6 Agustus 2026 | 22.10 WIB
Ilustrasi pembunuhan.

 

JawaPos.com - Penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menimpa Kunaefi, 51, di Depok tengah menjadi sorotan. Polda Metro Jaya memastikan aksi keji yang dilakukan oleh tersangka Saepullah, 26, alias SA alias S tersebut bukan sekadar penganiayaan spontan, melainkan aksi kejahatan yang telah dirancang secara matang.

Status hukum Saepullah pun kini resmi dinaikkan menjadi tersangka atas dugaan pembunuhan berencana.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan Pasal 459 dan atau 458 KUHPidana," ujar Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika, Kamis (6/8).

Petunjuk Digital dan Incar Harta Korban

Dimitri menjelaskan, indikasi perencanaan pembunuhan ini kian menguat setelah penyidik mengagregasi hasil pemeriksaan saksi-saksi dan membedah barang bukti digital dari ponsel milik tersangka.

Baca Juga: Gudang SDN 04 Srengseng Sawah Terbakar, Petugas Bergerak Cepat Selamatkan Ruang Kelas

Dari penelusuran rekam jejak digital tersebut, polisi menemukan fakta bahwa Saepullah terhubung dalam sebuah grup percakapan tertentu.

"Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka, tersangka tergabung dalam grup (komunitas penyuka sesama jenis)," ungkapnya.

Meski temuan digital tersebut terbilang signifikan, polisi menegaskan belum menyimpulkan hal itu sebagai motif utama. Penyidik masih merangkai seluruh fakta lapangan untuk menyibak latar belakang di balik aksi sadis ini.

Kendati demikian, motif niat jahat tersangka untuk menguasai harta benda milik korban kini sudah benderang.

"Untuk terjadi perencanaannya karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban, untuk menguasai barang milik korban, dan adanya niat untuk membunuh korban," tegas Dimitri.

Pisau, Potongan Kaki, dan Penadah Masih Diburu

Guna melengkapi pemberkasan, tim penyidik saat ini tengah bergerak cepat memburu sejumlah barang bukti kunci yang dihilangkan oleh tersangka. Peralatan yang diduga digunakan untuk mengeksekusi korban beserta bagian tubuh korban masih dalam pencarian intensif.

Baca Juga: Ditemukan Bibit Sawit di Lokasi, Sahroni Tak Percaya Karhutla Riau Karena Puntung Rokok

Barang bukti utama yang disisir meliputi sebilah pisau serta potongan kaki Kunaefi yang dibuang pelaku ke aliran sungai.

"Dalam pencarian," kata Dimitri.

Tak hanya barang bukti fisik di lokasi kejadian, polisi juga melacak keberadaan sepeda motor milik Kunaefi yang diduga langsung dilego oleh pelaku usai melancarkan aksinya.

"Untuk motor yang belum ketemu masih dikejar penadahnya," katanya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan