← Beranda
Stasiun JIS Segera Beroperasi untuk Layani Penumpang, Dilintasi KRL Lintas Tanjung Priok
Syahrul YunizarSabtu, 11 April 2026 | 21.49 WIB
Ilustrasi proyeksi Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara. Stasiun JIS direncanakan rampung pada Mei kemudian beroperasi pada Juni 2026. (AI/ChatGPT)

JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mempercepat pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS). Fasilitas tersebut dibangun oleh KAI pada jalur KRL Lintas Tanjung Priok.

KAI memastikan, stasiun baru tersebut segera beroperasi. diperkirakan, operasional sudah bisa dimulai pada Juni mendatang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Stasiun JIS merupakan salah satu langkah yang dilakukan instansinya, untuk memberikan solusi transportasi yang lebih efisien menuju kawasan utara Jakarta.

Menurut Anne, langkah tersebut adalah salah satu agenda strategis KAI yang dilaksanakan bersama stakeholder lain.

Baca Juga: Stasiun KRL JIS Beroperasi Juni 2026, Gubernur Pramono: Kado HUT Jakarta!

Di antaranya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

”Hingga April 2026, progres pembangunan Stasiun JIS berjalan sesuai target dengan rencana penyelesaian pada Mei 2026 dan mulai beroperasi melayani penumpang pada Juni 2026,” terang dia dalam keterangan resmi pada Sabtu (11/4).

KAI berharap besar, kehadiran Stasiun JIS akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung.

Selain itu, KAI yakin Stasiun JIS akan menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban kepadatan lalu lintas.

Menurut Anne, operasional Stasiun JIS akan memperkuat layanan pada Lintas Tanjung Priok yang belakangan menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten.

Baca Juga: Innova Venturer Ringsek Dihantam KRL di Sholeh Iskandar Bogor, Nekat Terobos Pembatas Rel

Pada 2022 volume pengguna KRL sebesar 1.599.107 orang, kemudian meningkat menjadi 2.676.363 pengguna pada 2023, dan terus tumbuh mencapai 3.377.633 pengguna pada 2024.

”Tren positif ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume pengguna telah mencapai 873.658 orang,” terang dia.

Menurut Anne, pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan tersebut membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama.

KAI bersama DJKA Kemenhub, KAI Commuter, dan Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi untuk memastikan pembangunan Stasiun JIS berjalan dengan baik.

”Menjadi jawaban atas kebutuhan integrasi antarmoda yang lebih baik di Jakarta," imbuhnya.

Baca Juga: 8 Perjalanan KRL Bogor Terganggu dan Hanya Pakai Satu Jalur Gara-Gara Kabel LAA Putus

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas operasional tersebut didukung oleh penguatan prasarana yang dilakukan KAI bersama DJKA Kemenhub.

Melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok, keandalan layanan di lintas utara kini semakin optimal bagi pelanggan.

”KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar,” bebernya.

 

EDITOR: Bayu Putra