← Beranda
352 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Paskah 2026, Cek Jalur Paling Macet!
Ryandi ZahdomoMinggu, 5 April 2026 | 00.23 WIB
Ilustrasi antrean di gerbang tol CIkatama. (Istimewa)

JawaPos.com - Arus lalu lintas keluar Jabotabek mengalami lonjakan signifikan selama periode libur Paskah 2026.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 352.578 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya pada periode 2-3 April 2026.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 16,74% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 302.016 kendaraan. Mayoritas pemudik bergerak menuju arah Timur, yakni Trans Jawa dan Bandung.

Data dari empat Gerbang Tol (GT) Utama menunjukkan distribusi kendaraan yang cukup mencolok. Sebanyak 167.575 kendaraan (47,5%) memilih jalur Timur melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

Baca Juga: Bacaan Ibadah Gereja Katolik Sabtu, 4 April 2026: Hari Sabtu Suci Vigili Paskah

Kenaikan di jalur Trans Jawa tercatat mencapai 32,40% dari hari biasa, sementara arah Bandung naik sekitar 30,03%.

Sebaliknya, arus menuju Merak (Barat) justru mengalami sedikit penurunan sebesar 4,05% dengan total 97.105 kendaraan.

Untuk arah Puncak Bogor (Selatan), terdapat 87.898 kendaraan yang melintas atau naik 20,36%.

Kesiapan Layanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono memastikan bahwa seluruh layanan operasional di jalan tol Jasa Marga Group berjalan optimal untuk melayani masyarakat.

Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek pada Jumat (03/04) atas diskresi pihak Kepolisian.

Baca Juga: KAI Sediakan 226 Ribu Tiket KA untuk Masa Libur Paskah, Operasikan 85 Perjalanan Per Hari

"Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di seluruh ruas tol Jasa Marga Group, terutama pada koridor utama keluar dan masuk wilayah Jabotabek. Tidak hanya kesiapan layanan operasional, Jasa Marga juga merespons dinamika mobilitas masyarakat melalui optimalisasi teknologi terintegrasi pada aplikasi Travoy," ujar Rivan, Sabtu (4/4).

Guna menghindari terjebak kemacetan parah, Jasa Marga sangat menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memantau kondisi rute perjalanan secara real-time.

"Kami juga kembali mengimbau pengguna jalan pada periode libur Paskah ini untuk mengunduh dan memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai antisipasi potensi kepadatan. Aplikasi Travoy tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, namun juga sebagai asisten digital yang membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan yang efektif dan efisien di jalan tol," tambah Rivan.

Pada puncak arus di hari Jumat (3/4), volume kendaraan mencapai 177.203 unit dalam satu hari saja.

"Pada Jumat, 3 April 2026, volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek mencapai 177.203 kendaraan atau meningkat 10,02% dibanding normal (161.064 kendaraan), mayoritas pengguna jalan masih didominasi ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 49,5%," imbuh Rivan.

Baca Juga: Gereja di Minahasa Tetap Laksanakan Ibadah Jumat Agung Meski Rusak Akibat Gempa Bumi 7,6 SR

Selain memantau lalu lintas, pastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.

Jangan lupa untuk mengisi saldo e-toll yang cukup dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

 

EDITOR: Bayu Putra