JawaPos.com - Memasuki H+8 Idulfitri atau Minggu (29/03), volume kendaraan yang melintasi Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) terpantau mengalami penurunan signifikan dibandingkan hari-hari mudik sebelumnya.
Tercatat, hanya sekitar 30 ribu kendaraan yang meluncur kembali menuju Jakarta melalui jalur tol ikonik tersebut.
Berdasarkan data dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), pergerakan kendaraan menuju Jakarta kini sudah berada di bawah angka normal. Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa puncak arus balik telah terlewati.
Baca Juga: KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji dari Pihak Swasta
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC Desti Anggraeni memaparkan, berdasarkan data lalu lintas, volume kendaraan arah menuju Jakarta tercatat sebanyak 30.880 kendaraan, turun 7,25% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 33.293 kendaraan.
"Jika dibandingkan dengan H+7, volume kendaraan menuju Jakarta mengalami penurunan dari 35.120 kendaraan menjadi 30.880 kendaraan atau turun sekitar 12,07%," ujar Desti, Senin (30/3).
Kondisi Lalu Lintas Meninggalkan Jakarta
Tak hanya arus masuk ke ibu kota, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta pun terpantau sepi. Hal ini mengindikasikan aktivitas mudik susulan atau perjalanan jarak jauh keluar kota sudah hampir berakhir.
Baca Juga: Manchester United Perpanjang Kontrak Harry Maguire
Volume kendaraan tercatat hanya sebanyak 16.312 kendaraan, turun 29,81% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 23.241 kendaraan.
"Dibandingkan dengan H+7, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga mengalami penurunan dari 20.036 kendaraan menjadi 16.312 kendaraan atau turun sekitar 18,58%, yang menunjukkan pergerakan kendaraan keluar Jakarta semakin berkurang," tambah Desti.
Meskipun jalanan mulai lengang, PT JJC tetap memperingatkan pengguna jalan untuk tidak lengah. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan kelelahan fisik tetap menjadi risiko utama saat berkendara di tol layang.
Pihak pengelola terus mengimbau agar pengendara selalu mengutamakan keselamatan, mengecek kesiapan kendaraan, hingga memantau kecukupan BBM dan saldo kartu tol sebelum naik ke atas jalan layang.
Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lalu lintas real-time, Jasa Marga menyediakan layanan One Call Center 24 Jam di nomor 14080, akun X (Twitter) @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5.