JawaPos.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur bus Transjakarta. Kali ini, sebuah sepeda motor Honda PCX yang melaju kencang terlibat insiden dengan bus Transjakarta milik operator DMR di Jalan Gunung Sahari, Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/3) jelang tengah malam.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 23:31 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka.
Berdasarkan rekaman CCTV, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kelalaian pengendara motor yang mencoba menyerobot jalur bus.
Kronologi Berdasarkan Rekaman CCTV
Berdasarkan data rekaman kamera pengawas, pengendara motor yang berboncengan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pademangan menuju Pasar Senen.
Baca Juga: 94% Kecelakaan Dipicu Human Error, Teknologi ADAS Jadi Solusi, Simak Penjelasannya
Saat tiba di lokasi, mereka mencoba menyalip bus dari sisi kiri untuk masuk ke dalam jalur khusus bus (busway).
Nahas, motor tersebut justru menabrak separator beton (MCB) hingga terjatuh tepat di depan bus yang sedang melaju. Tabrakan pun tidak terhindarkan meskipun bus melaju dalam kecepatan normal 40 km/jam.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan bus operator DMR 240205 dan sebuah sepeda motor di arah Kp. Melayu pada Rabu (4/3) pukul 23:31 WIB," ujar Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani,
Update Penanganan Korban
Pihak Transjakarta memastikan bahwa penanganan medis telah dilakukan segera setelah kejadian.
Baca Juga: Berjuang Usai Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Seluruh Biaya Korban dan Beri Beasiswa
Satu korban jiwa dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), sementara satu korban luka dilarikan ke RS Hermina Podomoro.
Terkait armada bus, saat ini telah diamankan oleh pihak berwajib untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
"Armada bus telah diamankan di Unit Laka Lantas Pancoran. Transjakarta telah menyerahkan rekaman CCTV dan bersikap kooperatif, serta menyerahkan investigasi sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Saat ini kasusnya ditangani Ditlantas PMJ," tambah Ayu.
Kecelakaan Kedua dalam Dua Pekan
Peristiwa di Gunung Sahari ini menjadi sorotan karena merupakan kecelakaan kedua dalam kurun waktu dua pekan di lokasi yang hampir sama.
Mirisnya, kedua insiden tersebut sama-sama disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas oleh pengendara motor.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Box Picu Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen
Sebelumnya, pada Selasa (24/2), seorang pengemudi ojek online juga terlibat kecelakaan di kawasan yang sama setelah nekat menerobos lampu merah.
Ayu mengimbau agar pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas. "Transjakarta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tidak memasuki jalur bus demi keselamatan bersama," tegas Ayu.