← Beranda
Polisi Tegaskan Motor Dilarang Melintas Fly Over Pesing, Sudah Banyak Korban Jiwa
Ryandi ZahdomoRabu, 24 September 2025 | 19.34 WIB
Polisi menerapkan tilang ETLE bagi pengendara motor yang nekat melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Fly Over Pesing. (Istimewa)

JawaPos.com - Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat mengimbau para pengendara motor agar tidak nekat melintas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Fly Over Pesing. 

Imbauan ini kembali disorot usai kecelakaan tragis di Fly Over Pesing pada Selasa (23/9) siang. Seorang pemotor bernama Kasiran, 49, warga Kebumen, Jawa Tengah, meninggal dunia di lokasi.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo menegaskan, jalur tersebut bukan untuk kendaraan roda dua. Selain sempit, jalur itu juga berbahaya karena hembusan angin kencang dan sudah sering memakan korban.

"Sudah ada rambu yang terpasang jelas, motor dilarang melintas di jalur ini. Imbauan ini demi keselamatan bersama, karena jalur tersebut rawan kecelakaan bahkan sampai menimbulkan korban jiwa," ujarnya, Selasa (23/9).

Untuk mencegah pelanggaran, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat melakukan sosialisasi melalui spanduk, flyer, hingga pengeras suara.

Selain itu, mobil ETLE juga ditempatkan di lokasi untuk menindak pengendara yang tetap memaksa melintas. Polisi berharap masyarakat lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

"Keselamatan adalah hal paling berharga. Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan pengguna jalan lain dengan menaati aturan yang ada," imbuh Sudarmo.

Kanit Gakkum Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto sebelumnya menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban bernama Kasiran melaju dari arah timur ke barat.

"Sesampainya di dekat tanjakan fly over, korban kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan," jelas Joko.

Motor korban terpental ke arah berlawanan dan menabrak mobil Daihatsu boks. Sementara itu, Kasiran terjatuh dan terlindas truk Hino bak terbuka. Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas macet panjang bahkan membuat penumpang Transjakarta turun dari bus.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah