JawaPos.com - Nasib sial menimpa seorang pria berinisial AS. Dia menjadi korban pemerasan usai melakukan pemesanan jasa prostitusi online. Kasus ini bermula saat AS mengunduh sebuah aplikasi kencan. Dia kemudian berkenalan dengan perempuan berinisial AJ. Keduanya menyepakati harga layanan Rp 200 ribu.