JawaPos.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, Amerika Serikat melanggar wilayah udara Iran. Oleh karena itu, pihak Teheran menegaskan bahwa negaranya berhak mengambil tindakan balasan.
"Militer Amerika, dengan melanjutkan tindakan provokatifnya di kawasan, telah melanggar wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia," kata IRGC dalam pernyataannya, dikutip dari Antara, Selasa (26/5)..
IRGC menegaskan pihaknya memiliki hak yang sah untuk mengambil tindakan balasan terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS.
Baca Juga: Iran Resmi Alihkan Markas Piala Dunia ke Meksiko Setelah Persetujuan FIFA Diterima secara Penuh
IRGC juga menyatakan telah mengerahkan sistem pertahanan udara, menembak jatuh drone MQ-9, serta memaksa pesawat F-35 dan drone RQ-4 meninggalkan wilayah udara Iran.