JawaPos.com - Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat di Bandara Internasional Al Maktoum, Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), membawa rombongan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi terbatas.
Kedatangan Presiden Jokowi disambut di bawah tangga pesawat oleh Menteri Negara untuk urusan Perdagangan Luar Negeri PEA, Thani Al Zeyoudi, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA, Husin Bagis.
Penerbangan yang berlangsung selama kurang lebih 10 jam tersebut berakhir sekitar pukul 16.25 waktu setempat (WS).
Dikutip terpisah dari setkab.go.id oleh JawaPos.com, Presiden Jokowi menegaskan bahwa dalam WCAS COP28, ia berkomitmen untuk menyampaikan pandangan Indonesia terkait perubahan iklim dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dunia dalam mengatasi tantangan ini.
Dengan tekad ini, Presiden Jokowi berharap partisipasi aktif Indonesia dapat menjadi kontribusi signifikan dalam upaya global untuk menghadapi dampak perubahan iklim melalui forum World Climate Action Summit (WCAS) di Dubai.
Setelahnya, Presiden Jokowi melangkah menuju kendaraan yang telah disiapkan untuk membawanya ke hotel tempatnya bermalam selama di Dubai.
Di hotel, Presiden Jokowi disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.
Turut hadir dalam sambutan tersebut Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury, Wakil Menteri LHK Alue Dohong, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Menteri Sekretaris Negara Pratikno turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Dubai.
Selama di Dubai, Presiden Jokowi memiliki agenda untuk menghadiri World Climate Action Summit (WCAS) COP28.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Jokowi juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan dengan para pemimpin negara lainnya.
Delegasi terbatas yang turut serta dalam perjalanan ini mencerminkan pentingnya kunjungan Presiden Jokowi ke Dubai.
Kehadiran Presiden Jokowi di WCAS COP28 menegaskan komitmen Indonesia dalam mengatasi isu perubahan iklim secara global.
Melalui pertemuan dengan pemimpin negara lain, diharapkan terjalin kerja sama yang dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan negara-negara mitra.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar akan mendampingi Presiden dalam berbagai pertemuan penting selama di Dubai.
Menurut Presiden Jokowi, harapan global terhadap WCAS COP28 sangat tinggi, menginginkan adanya tindakan konkret secara global untuk membatasi kenaikan suhu di dunia.
Dalam pandangannya, komitmen nyata harus diperkuat, terutama komitmen negara-negara maju dalam hal pendanaan iklim, dengan fokus utama mencapai target net zero emission.