← Beranda
Universitas Exeter Buka Program Studi Magister Ilmu Sihir dan Gaib, Berikut Mata Kuliah yang Ditawarkan
Dian Ajeng SafitriRabu, 11 Oktober 2023 | 13.40 WIB
Kawasan Kampus University of Exeter yang Membuka Program Studi Ilmu Sihir dan Gaib./freepik.com

JawaPos.com - Universitas Exeter yang terletak di Inggris ini membuka program studi magister ilmu sihir dan gaib. program ini dimulai tahun 2024 mendatang.

Pendaftaran masuk program studi ini mulai bulan Januari 2024 dan mulai belajar di bulan September 2024.

Untuk masuk di program di program studi ini memiliki latar belakang disiplin ilmu sosial dan humaniora (Soshum).

Program studi yang tempatnya berada di Departemen Studi Arab dan Islam.

Tujuannya untuk menempatkan kembali warisan budaya Arab-Islam pada tempatnya, di pusat studi ini dan dalam sejarah “Barat.”

"Dekolonisasi, feminisme, dan anti-rasisme merupakan inti dari program ini" dikutip dari laman University Exeter, Selasa (10/23).

Hal ini karena studi tentang topik-topik ini memerlukan pemikiran ulang tentang hubungan budaya manusia satu sama lain dan dengan alam.

Adapun topik dan mata kuliah yang diajarkan dalam program studi ini sebagai berikut:

1. Hubungan antar agama sekularisasi, spiritualitas, dan (pasca) kolonial: kolonialisme dan pembentukan agama sekuler; spiritualitas yang (tidak) dapat dikenali; spiritualitas dan kosmologi pribumi; spiritualitas dalam hukum.

2. Sastra eko-apokaliptik; memprovinalisasikan lingkungan hidup; perspektif 'lebih dari manusia'.

3. Hubungan agama dengan populisme, liberalisme dan demokrasi: Yahudi-Kristen, sekularisme dan kulit putih; politik peradaban; nasionalisme agama; spiritualitas anti-fasis, anti-komunis dan sosialis; religiusitas dan keterlibatan masyarakat.

Baca Juga: Tiongkok Ungkap Warganya Terluka Imbas Konflik Israel-Militan Hamas

4. Kesehatan dan penyembuhan; antropologi non-dualistik dan spiritual; layanan kesehatan 'alternatif'.

5. Teologi yang aneh; spiritualitas dan seksualitas; kesetaraan gender dan sekularisme; agama dalam gerakan 'anti-gender'.

6. Alasan magis dan sekuler; ritual dan pesona kembali; sihir; kekafiran.

7. Keterkaitan ras dan agama; epistemologi rasial; spiritualitas dan perjuangan mendukung dan menentang keadilan rasial.

8. Kemartiran politik, kematian dan kesaksian; mistisisme sebagai politik; pengorbanan dan penganiayaan agama.

9. Sejarah sekuler, multiselularitas, 'kembalinya agama', pasca-sekularisme, de-sekularisasi, dan kebebasan beragama.

Bagi yang berminat mengikuti program studi ini biayanya sebesar 12.000 euro untuk penuh waktu dan 6.000 euro untuk paruh waktu.

Sedangkan mahasiswa internasional harga 24.300 euro untuk menuh waktu dan 12.150 euro untuk paruh waktu.

Namun jangan khawatir karena ada beasiswa pendidikan untuk program studi ini.

Jenjang karir untuk program studi ini cukup luas yaitu pengajaran, konseling, pendampingan, pekerjaan warisan dan museum, bekerja di perpustakaan, pariwisata, organisasi seni, industri penerbitan, lembaga pemikir keadilan sosial dan lingkungan, bimbingan spiritual dan kesejahteraan , penulisan dan media, seni, dan penelitian lebih lanjut.

EDITOR: Hanny Suwindari