← Beranda
Yuri Girls’ Generation Hadir dalam Proyek Eksperimental AI “Unspoken Words” 
Leni Setya Wati• Rabu, 23 September 2026 | 20.00 WIB
yuri (x @kchartsmaster)

JawaPos.com – Yuri Girls’ Generation kembali menghadirkan proyek yang berbeda dari aktivitasnya sebagai penyanyi maupun aktris.

Ia akan terlibat dalam proyek eksperimental berbasis kecerdasan buatan (AI) milik ENA berjudul “Unspoken Words”.

Menurut laporan allkpop, Yuri akan berperan sebagai narator sekaligus menyediakan wajah dan suaranya untuk teknologi AI dalam proyek tersebut.

“Unspoken Words” merupakan proyek nonfiksi dengan format dokumenter medis yang memanfaatkan teknologi AI untuk menghadirkan kembali berbagai peristiwa, kenangan, maupun situasi medis yang sulit direkam secara langsung. Program ini dijadwalkan tayang di ENA pada November 2026.

Salah satu keunikan proyek tersebut terletak pada penggunaan teknologi AI cloning. Yuri tidak hanya tampil sebagai pembawa narasi, tetapi juga akan muncul dalam versi AI dirinya sendiri untuk adegan-adegan rekonstruksi.

Dengan begitu, penonton nantinya dapat melihat sosok Yuri dalam bentuk nyata sekaligus versi yang dibuat menggunakan teknologi AI.

Yuri memang melakukan pengambilan gambar secara langsung untuk program tersebut. Sementara itu, versi AI Yuri digunakan dalam adegan rekonstruksi yang membutuhkan visualisasi tertentu.

ENA menjadikan proyek ini sebagai salah satu contoh pemanfaatan AI dalam berbagai format program televisi.

Keterlibatan dalam “Unspoken Words” menambah deretan aktivitas Yuri di berbagai bidang. Selain tetap dikenal sebagai member Girls’ Generation, ia juga aktif dalam dunia akting dan variety show.

Baru-baru ini, Yuri kembali mendapat perhatian melalui proyek “Hyori-Soo” bersama Hyoyeon serta penampilannya di program MBC “I Live Alone” yang memperlihatkan kehidupannya selama tinggal di Pulau Jeju.

“Unspoken Words” jadi proyek baru yang memperlihatkan sisi berbeda Yuri melalui perpaduan antara dunia hiburan dan teknologi.

Kehadirannya sebagai narator sekaligus wajah AI membuat program ENA tersebut menarik perhatian, terutama karena menawarkan cara baru dalam menyampaikan kisah dokumenter kepada penonton.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho