← Beranda
Korban Penipuan WO Ayu Puspita Kini Berjumlah 300 Orang, Kerugian Capai Rp 26 Miliar
Abdul Rahman• Kamis, 11 Desember 2025 | 18.08 WIB
Meizia, salah satu korban WO Ayu Puspita buka-bukaan soal pengalaman pahit yang dirasakannya. (YouTube Denny Sumargo)

JawaPos.com - Kasus korban dugaan penipuan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita terus bertambah. Setelah sebelumnya disebut mencapai 230 orang, kini bertambah menjadi 300 orang.

Hal itu diungkapkan Meizia, salah satu korban Ayu Puspita dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.

“Total kerugiannya sekarang Rp 26 miliar,” kata Meizia saat berbincang bersama Densu, sapaan akrab Denny Sumargo.

Dia bercerita, para korban menjadikan grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan koordinasi. Total orang yang tergabung dalam grup itu mencapai 700 orang.

“Kemarin jumlahnya 700, tapi kayaknya banyak penyusup ada vendor dan lain-lain yang juga masuk ke dalam grup, bukan korban doank,” ungkapnya.

Baca Juga: Hari Kebahagiaan Jadi Hari Paling Memmalukan, Berikut Kronologi Penipuan WO Ayu Puspita

Karena banyak orang yang bukan korban juga ikut masuk ke dalam grup WhatsApp, para korban akhirnya membuat grup WhatsApp baru. Untuk masuk ke grup ini, harus dapat menunjukkan bukti pembayaran kepada WO Ayu Puspita.

"Sampai sekarang yang benar-benar korban itu ada 300-an. Untuk masuk ke grup harus dapat menunjukkan nota," ungkapnyaa.

Dalam kesempatan itu, Meizia juga bercerita bahwa pernikahan yang seharusnya digelar pada 7 Desember 2025, tiba-tiba jadi berantakan semuanya setelah WO By Ayu Puspita tidak menunaikan tugas dan kewajibannya.

Dia mengetahui fakta mengejutkan terkait venue belum dibayar dan tidak ada persiapan apa-apa atas pernikahannya pada H-1 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, ia mengumumkan salah satu orang bahwa pernikahannya tidak dapat dilaksanakan.

"Tanggal 6 (Desember) jam 11 malam ada telepon nangis-nangis. Katanaya hari ini ada 8 acara yang berbeda, catering tidak ada yang datang sama sekali," ceritanya.

Saat itu, Meizia masih berpikir positif. Dia menduga vendor catering yang bermasalah, bukan dari pihak Wo Ayu Puspita. Tak lama kemudian dia tahu bahwa yang bermasalah adalah pihak WO ketika dikabari tidak ada persiapan apa-apa di lokasi pernikahannya yang sudah tinggal beberapa jam lagi.

"Aku tanya, tapi dekorasinya aman kan? Dijawab bagaimana dekorasinya bisa masuk, venue aja belum dibayar," katanya.

Baca Juga: Penipuan WO Ayu Puspita Terstruktur, Begini Kesaksian Korbannya

Meizia tidak berkuasa membendung tangis acara pernikahan yang seharusnya membahagiakan malah jadi berantakan. Sempat ada komunikasi dengan pihak venue untuk membantu vendor yang dicari namun sayangnya tidak ada yang bersedia.

"Venue sempat membantu carikan vendor yang biasa kerja sama di sini, tapi nggak bisa karena tinggal beberapa jam lagi," katanya.

Menurut Meizia, pernikahannya tidak mungkin dibatalkan karena keluarga dari kedua belah pihak sudah datang ke lokasi. Akhirnya, keluarga memutuskan tetap melangsungkan pernikahan dengan menggunakan salah satu ruangan kecil di venue yang sama.

“Keluarga sudah di venue semua, nggak mungkin dibatalkan,” katanya. Meiza mengalami kerugian Rp 100 juta lebih akibat perbuatan yang dilakukan WO Oleh Ayu Puspita.

Kasus ini sedang diselesaikan pihak kepolisan setelah adanya sejumlah laporan dari para korban. Adapun Ayu Puspita dan beberapa orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

EDITOR: Abdul Rahman