← Beranda
Wajar Indadari Tolak Dinafkahi Caisar, Ternyata Ini Alasannya
Imam SolehudinRabu, 23 Agustus 2017 | 03.35 WIB
Mantan Istri Caisar, Indadari

JawaPos.com - Kisruh rumah tangga Caisar dan Indadari masih terus berlanjut. Setelah mengaku diceraikan, kini sang istri dikabarkan
menolak dinafkahi Caisar dari hasilnya berjoget.


Hal tersebut diketahui dari penuturan Wawan yang merupakan kakak kandung sekaligus manajer Caisar. Indadari menganggap uang yang
didapat Caisar dari berjoget adalah haram.


Terkait kabar itu, Indadari memang membenarkan pernyataan dari Wawan. Namun ternyata dia punya alasan tersendiri kenapa menolak nafkah dari pria yang menikahinya pada 2014 silam itu.


Menurut Indadari, langkah yang dia pilih merupakan cerminan dari perkataan Caisar ketika aktif berdakwah.


"Waktu dia hijrah, dia yang bilang sendiri kenapa meninggalkan joget. Itu sebenarnya Caisar yang pernah bilang, bukan saya. Caisar
juga pernah bilang di setiap dakwahnya," kata Indadari saat dihubungi awak media, Selasa (22/8).


Wanita yang memakai cadar ini menegaskan, tidak sedikit video bagaimana Caisar mengungkapkan dirinya tidak mau menafkahi keluarganya
dengan berjoget.


Dia mengatakan video tersebut banyak di Youtube, ketika Caisar menjadi narasumber tentang orang yang berhijrah. Hal itu pula lah yang
membuat Indadari menolak merima nafkah dari Caisar.


"Waktu dia safari dakwah keliling Indonesia, dia pernah bilang itu. Jadi bukan mutlak dari saya. Kan gampang, bisa dicari dalilnya.
Kalaupun misalnya beda pendapat, ya bisa dikembalikan ke orangnya yang mana. Cuma kalau soal itu dibuka saja setiap sharing hijrahnya
Caisar. Kan di YouTube banyak tuh. Itu ada jawabannya," ujar Indadari.


Seperti diketahui, baru-baru ini Indadari mengaku sudah tidak berstatus istri Caisar lagi. Dia mengungkapkan bahwa niat Caisar
mengakhiri rumah tangganya terjadi saat hari pertama kembali berjoget di televisi.


"Iya (cerai). Sejak hari pertama joged, Caisar menceraikan saya," kata Indadari kepada awak media, Jumat (18/8) malam.

EDITOR: Imam Solehudin