← Beranda
Ini Komentar Adi Bing Slamet Soal Peristiwa Tragis Diksar Mapala UII
Muhammad SyadriKamis, 26 Januari 2017 | 20.34 WIB
Adi Bing Slamet

JawaPos.com - Peristiwa tragis pendidikan dasar (Diksar) Mapala mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta di lereng Gunung Lawu pada 13-20 Januari 2017 menjadi sorotan semua pihak. Tidak terkecuali dari kalangan publik figur, seperti Adi Bing Slamet.

Aktor lawas ini mengecam keras kejadian yang merenggut tiga korban jiwa mahasiswa UII Yogyakarta tersebut. Dia menilai kegiatan plonco itu sangat membahayakan.

"Saya nggak setuju sama plonco-ploncoaan, buat apa sih. Itu menimbulkan tradisi yang berbahaya," kata Adi Bing Slamet saat dimintai komentar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Orang tuh masuk satu kampus dan diterima baik 'siapa nama kamu? Ayo belajar sama-sama' bukan guale senior, lu junior," imbuhnya.

Oleh sebab itu, pemain film Generasi Kocak ini berharap kasus tersebut menjadi yang terakhir terjadi di Indonesia. Dia bahkan mengusulkan kegiatan ponclo itu dihapuskan karena tidak bermanfaat.

"Dihilangin nggak masalah, perploncoan itu nggak perlu," ujar Adi Bing Slamet.

Seperti diketahui, hingga saat ini sejumlah kalangan, terutama civitas akademik, mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian tiga mahasiswa UII Yogyakarta saat mengikuti Diksar. Ketiga korban itu yakni
M Fadhli yang merupakan mahasiswa teknik elektro UII 2015, Syait Asyam dari teknik Industri 2015, dan Ilham Nurfadmi sebagai mahasiswa fakultas hukum 2015. (ded/JPG)

EDITOR: Muhammad Syadri