JawaPos.com – Saksi-Saksi Yehuwa resmi merilis Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru dalam bahasa Sunda pada 24 Mei 2026. Peluncuran Alkitab dalam bahasa daerah tersebut dilakukan melalui sebuah acara khusus di Bandung, Jawa Barat, dan tersedia dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Kehadiran Alkitab bahasa Sunda ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami isi Alkitab dengan lebih mudah dan mendalam. Selain versi cetak, tersedia pula rekaman audio yang memungkinkan pengguna mendengarkan isi Alkitab dalam bahasa ibu mereka.
Seorang hadirin asal Bandung bernama Irwan mengaku merasakan pengalaman yang berbeda saat mendengarkan pembacaan Alkitab dalam bahasa Sunda.
“Saat mendengar Alkitab dibacakan dalam bahasa Sunda, saya merasa seperti Allah sedang berbicara langsung kepada saya, apalagi karena sekarang rekaman audionya juga tersedia,” ujarnya.
Meski Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru dalam bahasa Indonesia telah tersedia sejak 1999, Saksi-Saksi Yehuwa menilai penggunaan bahasa ibu memiliki dampak emosional yang lebih kuat bagi pembacanya.
Juru Bicara Nasional Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia, Ario Sulistiono, mengatakan bahwa tujuan penerjemahan ini adalah menghadirkan Alkitab yang akurat, mudah dipahami, dan mampu menyentuh hati pembaca.
“Alkitab itu seperti surat dari seorang ayah untuk anak-anaknya. Kami ingin menyediakan terjemahan Alkitab yang akurat, mudah dimengerti, dan menyentuh hati,” katanya.
Menurut Ario, banyak pembaca saat ini sudah tidak lagi akrab dengan kosakata lama yang digunakan dalam sejumlah terjemahan Alkitab berbahasa daerah. Karena itu, penerjemahan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan bahasa yang digunakan masyarakat saat ini.
Proses penerjemahan Alkitab bahasa Sunda tersebut memakan waktu sekitar enam tahun. Sebagian besar pengerjaannya berlangsung selama masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan.
Ario menuturkan bahwa proyek tersebut dilandasi semangat pelayanan dan kepedulian terhadap sesama. Salah seorang anggota tim penerjemah berharap terjemahan baru itu dapat membantu lebih banyak orang mengenal Sang Pencipta.
“Melalui terjemahan ini, kami harap lebih banyak orang akan mengenal Pencipta kita yang pengasih,” ungkapnya.
Secara global, Saksi-Saksi Yehuwa telah menerbitkan Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru secara lengkap maupun sebagian dalam 327 bahasa, termasuk bahasa isyarat dan Braille. Di Indonesia, selain bahasa Sunda, terjemahan tersebut juga tersedia dalam sejumlah bahasa daerah lain seperti Batak Toba, Batak Karo, Nias, dan Jawa.
Seluruh Alkitab dan publikasi Saksi-Saksi Yehuwa dapat diakses serta diunduh secara gratis melalui situs resmi jw.org maupun aplikasi JW Library.