← Beranda
4 Rekomendasi Game FPS Anti Mainstream untuk Pengalaman Menembak yang Berbeda
Arif SaputroRabu, 27 Agustus 2025 | 01.48 WIB
Cuplikan gameplay Metro 2033 (Dok. Steam)

JawaPos.com - Bosan dengan deretan game mainstream yang itu-itu saja? Coba intip sejumlah judul FPS (First-Person Shooter) yang menawarkan mekanik unik, estetika segar, dan pengalaman menembak yang jauh dari kata biasa.

Dari dunia horor bawah laut hingga pertarungan supranatural, berikut adalah empat rekomendasi yang siap menyulut kembali semangat kompetitif Anda.

1. ULTRAKILL

Game ini memadukan desain level ala Doom era 1990-an dengan mekanik modern seperti dash, wall-run, dan air-dash. Setiap arena dirancang untuk mendukung gaya bermain agresif, di mana combo kill tanpa menyentuh tanah memberikan skor ekstra.

Senjata seperti shotgun, nailgun, dan transformasi senjata melekat menambah variasi taktik, sementara tampilan retro-pixel dengan ledakan darah ekstrem memberikan kepuasan tersendiri.

Game indie ini sukses membangkitkan nostalgia game klasik sekaligus menawarkan tantangan baru melalui sistem skor dan movement. Peta yang padat aksi membuat setiap sesi terasa cepat dan intens.

2. Bioshock

Bioshock membawa pemain ke Rapture, kota bawah laut berarsitektur art deco yang perlahan hancur. Plasmid memberikan kekuatan unik seperti petir atau api, yang dipadukan dengan senjata tradisional untuk memberikan kebebasan gaya tempur.

Sepanjang perjalanan, keputusan untuk menyelamatkan atau mengorbankan Little Sisters akan membentuk akhir cerita, menambah bobot emosional dan nilai replayability.

Narasi Bioshock dipuji karena kedalaman tema eksistensial dan kritik sosial. Atmosfernya menegangkan, dipertegas oleh desain suara dan visual art yang memanjakan mata.

3. Killing Floor

Killing Floor menempatkan pemain di tengah invasi zed, manusia mutan haus darah yang datang dalam gelombang bertahap. Pilih satu dari enam kelas spesialis, dari Commando hingga Berserker, lalu kumpulkan uang dari setiap kill untuk meng-upgrade senjata di antara gelombang.

Mode co-op hingga 6 pemain menuntut koordinasi: kapan harus push bersama, kapan split untuk menutupi area, atau kapan harus mundur ke safe room.

Dengan sistem perk-based progression dan gelombang bos terakhir, game ini memberikan kepuasan tersendiri bagi tim yang kompak. Mod komunitas serta DLC gratis juga menambahkan variasi pada keseluruhan permainan.

4. Metro 2033

Adaptasi dari karya sastra ini menggabungkan elemen stealth, survival horror, dan FPS dalam narasi adaptasi novel Dmitry Glukhovsky. Pemain harus menghemat amunisi dan masker gas, memilih antara serangan frontal atau menyelinap untuk menghindari mutan dan bandit. Pencahayaan dramatis dan ambient sound membangun ketegangan luar biasa di lorong gelap terowongan Moskow pasca-nuklir.

Atmosfer Metro 2033 adalah nilai jual utamanya. Setiap sudut peta terasa menegangkan, memaksa pemain untuk berpikir sebelum menembak. Cerita dan karakter yang mendalam terasa personal dan mudah memikat para pemain.

Setiap judul dalam daftar ini membawa warna tersendiri. Mulai dari ULTRAKILL untuk Anda yang haus aksi cepat dan brutal, Bioshock bagi pecinta narasi mendalam dan dilema moral, Killing Floor saat Anda membutuhkan kerja sama tim melawan gelombang tanpa henti, hingga Metro 2033 untuk sensasi survival horror pasca-apokaliptik yang mencekam.

EDITOR: Candra Mega Sari