← Beranda
5 Olahraga Setelah Tarawih yang Paling Ampuh Bakar Kalori Takjil Manis
Abdul RahmanSenin, 16 Maret 2026 | 19.32 WIB
Ilustrasi dua orang sedang berolahraga jalan santai./(Pinterest/EatingWell)

 

JawaPos.com - Bulan Ramadhan identik dengan berbagai hidangan takjil manis seperti kolak, es buah, hingga aneka gorengan yang sangat menggoda. Namun tanpa disadari, sejumlah makanan takjil tersebut bisa menyumbang kalori yang cukup besar. 

Oleh karena itu, melakukan olahraga ringan setelah melaksanakan shalat Tarawih bisa menjadi cara sederhana untuk membantu membakar kalori sekaligus menjaga kebugaran selama puasa.

Menurut sejumlah penelitian kesehatan, aktivitas fisik ringan setelah makan seperti berjalan kaki dapat membantu tubuh menggunakan glukosa dari makanan sebagai energi, mengurangi lonjakan gula darah, serta meningkatkan pembakaran kalori secara bertahap. 

Olahraga ringan setelah Tarawih adalah cara efektif untuk menyeimbangkan pola makan selama Ramadhan. Jalan kaki, stretching, naik turun tangga, yoga, hingga bersepeda santai dapat dilakukan untuk membantu membakar kalori dari takjil manis tanpa membuat tubuh kelelahan.

Baca Juga: 3,5 Tahun Pacaran, Wika Salim Targetkan Menikah Tahun Ini dengan Max Adam

Jika dilakukan secara rutin, aktivitas sederhana ini tidak hanya menjaga berat badan tetap stabil, tapi juga meningkatkan kesehatan jantung, metabolisme, dan kualitas tidur selama bulan puasa.

Berikut 5 olahraga ringan setelah shalat Tarawih yang efektif membantu membakar kalori dari takjil manis tanpa membuat tubuh terlalu lelah.

1. Jalan Kaki Santai

Jalan kaki adalah olahraga paling sederhana namun sangat efektif setelah makan malam atau setelah shalat Tarawih. Aktivitas ini membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan mempercepat proses pencernaan.

Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki ringan setelah makan dapat membantu menstabilkan gula darah sekaligus membakar kalori dari makanan yang baru dikonsumsi. 

Bahkan berjalan selama sekitar 10–15 menit saja sudah memberikan dampak positif bagi kesehatan. Namun agar lebih optimal, sebaiknya lakukan jalan kaki santai selama selama 15–30 menit di sekitar rumah atau kompleks setelah melaksanakan ibadah Tarawih.

2. Lakukan Peregangan Tubuh 

Stretching atau peregangan ringan sangat cocok dilakukan pada malam hari setelah ibadah Tarawih. Gerakan ini akan membantu melancarkan aliran darah, membuat rileks otot, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Selain itu, peregangan ringan juga membantu tubuh tetap aktif tanpa memberi tekanan berlebihan pada sistem pencernaan yang sedang bekerja mencerna makanan.

Beberapa gerakan sederhana yang bisa dilakukan antara lain; shoulder stretch, side stretch, dan hamstring stretch. Durasi idealnya sekitar 10–15 menit.

3. Naik Turun Tangga

Jika ingin membakar kalori lebih cepat tanpa olahraga berat, naik turun tangga bisa menjadi pilihan. Aktivitas ini termasuk latihan kardio ringan yang akan meningkatkan detak jantung dan mempercepat pembakaran energi.

Melakukan naik turun tangga selama 10–15 menit setelah Tarawih dapat membantu meningkatkan aktivitas metabolisme sekaligus memperkuat otot kaki.

4. Yoga Ringan

Olahraga yoga pada malam hari cocok untuk menjaga keseimbangan tubuh selama Ramadhan. Beberapa pose yoga ringan seperti child pose, cat-cow, atau seated twist dapat membantu melancarkan pencernaan setelah makan.

Selain membantu membakar kalori, yoga juga dapat menurunkan stres dan membuat tubuh lebih rileks sebelum tidur.

5. Bersepeda Santai

Bersepeda santai setelah Tarawih juga bisa menjadi pilihan olahraga ringan yang menyenangkan. Lakukan kegiatan bersepeda selama sekitar 15–20 menit untuk membantu meningkatkan pembakaran kalori dan menjaga kesehatan jantung.

Aktivitas kardio ringan seperti ini dapat memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga kebugaran selama puasa di bulan Ramadhan.

EDITOR: Abdul Rahman