← Beranda
Mengenal Nyamuk Anopheles, Makhluk Kecil yang Membunuh Salah Satu Pasukan Elite Kostrad TNI di Papua
Akbar Yudha SusilaSelasa, 11 Juli 2023 | 23.37 WIB
Ilustrasi nyamuk anopheles yang tengah menghisap darah manusia.

 

JawaPos.com - Keluarga Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) saat ini tengah diliputi rasa sedih, usai salah satu prajuritnya meninggal akibat terserang oleh penyakit malaria ketika bertugas di wilayah Papua.

Dikutip dari Science Direct, Malaria sendiri merupakan sebuah penyakit yang dibawa oleh seekor makhluk berukuran kecil, yaitu nyamuk Anopheles. 

Pada dasarnya penyakit malaria disebabkan oleh sebuah parasit bernama plasmodium yang tumbuh dan berkembang biak di tubuh nyamuk Anopheles betina. Layaknya serangga terbang lainnya, makhluk kecil ini merupakan vektor yang paling efektif dalam mentransfer penyakit kepada tubuh mamalia termasuk manusia.

Dari 530 jenis nyamuk Anopheles, setidaknya terdapat 30-40 spesies nyamuk yang mampu membawa penyakit malaria kepada manusia. Sedangkan selain dari beberapa nyamuk itu umumnya tidak terlalu berbahaya ketika menggigit.

Berikut sebarannya di seluruh dunia:

Tersebar di seluruh dunia kecuali antartika

Nyamuk Anopheles sendiri memiliki umur yang relatif singkat yaitu sekitar 10 hari di wilayah tropis. Meskipun begitu, hingga saat ini nyamuk ini diketahui telah tersebar di seluruh dunia kecuali di wilayah antartika saja. 

Di setiap wilayah geografi pun Anopheles yang mampu membawa penyakit malaria cenderung berbeda-beda, karena menyesuaikan lingkungan yang ada. Namun, yang menjadi umum adalah setiap spesies dapat bertahan hidup dan tumbuh berkembang di area pedesaan maupun perkotaan, hanya dengan sedikit genangan air saja. 

Berkembang cepat di wilayah tropis 

Menurut Kementerian Kesehatan RI, di kawasan Indonesia sendiri keberadaan larva nyamuk anopheles dipedomani oleh beberapa faktor, yaitu peningkatan curah hujan yang umumnya terjadi pada bulan februari, tingkat PH yang cukup yaitu 7,5 - 11,1, serta faktor salinitas air kurang dari 5 persen. 

Dengan kondisi Indonesia yang lembab dan penuh curah hujan, nyamuk jenis ini ataupun jenis lain mampu tumbuh subur dan berkembang biak dengan cepat. Bahkan seringkali habitat makhluk kecil ini ditemukan di air kolam, air sungai, maupun genangan di kaleng, atau tempat cat di area rumah. 

Berpotensi Membawa Lebih dari Satu Penyakit

Tidak hanya malaria yang menyerang organ liver seseorang, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nyamuk anopheles juga mampu menyebabkan infeksi lain seperti filariasis dan arbovirus. Filariasis sendiri merupakan infeksi kelenjar getah bening yang disebabkan oleh cacing filaria. Sedangkan arbovirus merupakan berbagai virus yang dibawa oleh makhluk arthropoda

Ciri-Ciri Nyamuk Anopheles

Berbeda dengan nyamuk Aides yang tumbuh berkembang di air jernih, nyamuk Anopheles lebih gemar bertelur di air yang kotor dan keruh. Selain itu, warna nyamuk anopheles dewasa berwarna kekuningan dan umumnya ketika tengah hinggap posisinya 45 derajat dari permukaan.

Ciri lain yang dapat terlihat dari nyamuk jenis ini adalah aktivitasnya dilakukan pada dini hari ketika subuh, saat malam, dan saat menjelang malam atau maghrib. Nyamuk ini pun bersifat endofagik (dapat berkeliaran di dalam ruangan ) maupun eksofagik (di luar ruangan).

EDITOR: Kuswandi