← Beranda
Pangkalan di Lampung Rampung saat Kapal Induk Garibaldi Tiba Akhir September
Syahrul YunizarRabu, 26 Agustus 2026 | 03.29 WIB
Panglima Koarmada Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memeriksa kesiapan Lanal Lampung sebagai lokasi sandar dan labuh kapal induk Guseppe Garibaldi. (Koarmada Republik Indonesia)

JawaPos.com - TNI AL memastikan bahwa pangkalan khusus untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi rampung, saat kapal buatan Italia itu tiba di Indonesia akhir September mendatang.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul, pangkalan di Lampung adalah salah satu fasilitas yang disiapkan untuk menyambut kedatangan Garibaldi di Indonesia.

Dia memastikan, saat ini proses pembangunan fasilitas labuh dan sandar kapal induk yang bakal diberi nama KRI Gadjah Mada atau KRI Panglima Soedirman tersebut terus berjalan.

”Untuk kesiapan infrastruktur Pangkalan di Lampung sementara progres finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia di akhir September sudah rampung,” kata dia pada Selasa (25/8).

Baca Juga: Kapal Induk Garibaldi Dikawal Fregat saat Lintasi Laut Merah-Laut Arab

Tunggul sudah menjelaskan bahwa fasilitas itu disiapkan sebagai lokasi berlabuh dan bersandar kapal induk tersebut.

Dia pun menekankan bahwa fasilitas berlabuh berbeda dengan dermaga untuk bersandar.

”Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodir tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk Giuseppe) Garibaldi. Kalau labuh itu berlabuh jangkar berarti tidak membutuhkan dermaga. Tapi, kalau sandar itu berarti sandar di dermaga,” terang dia.

Ia menyampaikan bahwa instansinya menarget pembangunan fasilitas berlabuh dan sandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi selesai sebelum alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut tiba di Indonesia.

”Ini terus berjalan. Sehingga harapannya sebelum Garibaldi sampai di Indonesia semuanya sudah siap,” ujarnya.

Baca Juga: Butuh Waktu 3 Pekan Berlayar, Ini Jadwal Kapal Induk Garibaldi sampai di Indonesia

Tunggul pun menyatakan bahwa fasilitas berlabuh dan bersandar itu turut meliputi berbagai penunjang lain, seperti fasilitas untuk tambat kapal dan pendukung operasional kapal lainnya.

Selain fasilitas di Indonesia, TNI AL juga sudah mengirimkan sejunlah awak kapal ke Italia untuk latihan.

”Kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian latihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” kata dia.

Setelah berlatih, sambung dia, para prajurit TNI AL akan melaksanakan joint crew dengan Angkatan Laut Italia.

Mereka akan berlayar bersama hingga nanti kapal induk tersebut diserahterimakan kepada Angkatan Laut Indonesia.

Baca Juga: Bakal Singgah di Arab Saudi, Kapal Induk Garibaldi Memulai Pelayaran ke Indonesia

Proses tersebut masuk dalam rangkaian pengadaan kapal yang sudah dinanti-nantikan oleh TNI AL.

”Joint crew itu sebagian dari TNI Angkatan Laut dan sebagian dari personel Angkatan Laut Italia. Kemudian sampai di Indonesia akan terus dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelasnya.

 

EDITOR: Bayu Putra