← Beranda
Rekrutmen Ahli Siber, TNI Tawari Pemenang Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 Jadi Prajurit
Syahrul YunizarSelasa, 25 Agustus 2026 | 01.26 WIB
Komandan Satsiber TNI Brigjen TNI J. O. Sembiring menyampaikan keterangan kepada awak media di Mabes TNI pada Senin (24/8). Dia memastikan terus memperkuat Satsiber TNI. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Mabes TNI terus memperkuat Satuan Siber (Satsiber) TNI. Lewat kompetisi keamanan siber bertajuk Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026, institusi militer Indonesia berusaha menjaring ahli. Pemenang kompetisi tersebut ditawari secara langsung untuk menjadi prajurit.

Komandan Satsiber TNI Brigjen TNI J. O. Sembiring menyampaikan bahwa dalam kompetisi tersebut, sebanyak 543 tim turut ambil bagian. Jumlah peserta mencapai 1.397 orang. Seluruhnya adu skil dalam aspek attack defense, digital forensik, dan incident response.

”Kita sudah melihat bagaimana mereka seleksi online yang begitu ketat dan 6 finalis tadi sudah menunjukkan bagaimana mereka berkreasi, berimprovisasi, menghadapi challenge yang begitu banyak,” kata Sembiring saat diwawancarai di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (24/8).

Baca Juga: Bikin 1 Orang Tewas, Pengemudi Outlander: Saya Nggak Sadar Namanya Juga Mabuk

Kepada para pemenang kompetisi tersebut, Satsiber TNI sudah menawarkan untuk bergabung menjadi prajurit. Menurut Sembiring, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membuka pintu selebar-lebarnya kepada para pemenang tersebut untuk langsung ikut seleksi di tingkat pusat.

”Kami sangat meyakini, bagi nanti peserta finalis juara 1, 2, 3, kalau memang berkenan jadi TNI, bapak panglima TNI telah membuka peluang bagi mereka untuk langsung seleksi di tingkat pusat,” bebernya.

Ada pun para pemenang kompetisi keamanan siber Rise The Ranger 2 Cyber Competition 2026 terdiri atas

Kategori Umum

a. Attack Defense

1. Juara 1 — OozmaKappa
2. Juara 2 — Certified Skill Issue
3. Juara 3 — baztard engine
4. Juara 4 — Anak Tuhan Asuhan Setan
5. Juara 5 — when ya, when yh, when yah
6. Juara 6 — DefendsRanger

b. Digital Forensik

1. Juara 1 — unsigned long long
2. Juara 2 — SkyNet
3. Juara 3 — jacaranda
4. Juara 4 — Azkaban Prisoner
5. Juara 5 — BelajarForensik
6. Juara 6 — C.H.R.I.S

c. Incident Response

1. Juara 1 — Patient Zero
2. Juara 2 — Owlshield
3. Juara 3 — Sindikat_TK_Melati
4. Juara 4 — Fanskyisst
5. Juara 5 — 404 Team not found
6. Juara 6 — Anak buah Daysky

Kategori Mahasiswa

Baca Juga: Pataka APPAUDI: Mandat, Perlindungan dan Dukungan Pusat untuk Bali

a. Digital Forensik

1. Juara 1 — TelSec - lord have mercy on us — Universitas Telkom
2. Juara 2 — tetapi hari ini di Depok saya sampaikan saya akan lawan — Universitas Indonesia
3. Juara 3 — D: — Sekolah Vokasi IPB University
4. Juara 4 — Freestyle_Tamayo — Universitas Pignatelli Triputra
5. Juara 5 — SENTINEL - tim biasa — Universitas Pertahanan
6. Juara 6 — Sahit — Universitas Muslim Indonesia

b. Attack Defense

1. Juara 1 — leftshots — Universitas Indonesia (UI)
2. Juara 2 — PETIR - BMMW — BINUS
3. Juara 3 — HCS - artificial intelligence vs natural stupidity — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
4. Juara 4 — siberian — Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
5. Juara 5 — 45Hari16Juta2Tahun — Institut Teknologi Bandung (ITB)
6. Juara 6 — TOLONG BIASAKAN NYEBUT FERRARI PAKE KING — Universitas Teknokrat Indonesia

c. Incident Response

1. Juara 1 — Sandi Cygnus — Politeknik Siber dan Sandi Negara
2. Juara 2 — HiB – Pilih IR Aja — Universitas Brawijaya
3. Juara 3 — Sistemhitam — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
4. Juara 4 — DCSC Ikut Aja — Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
5. Juara 5 — Oke TIM — BINUS
6. Juara 6 — Kopral Satu Kopral Dua Minum Kopi — BINUS

Bukan hanya terbuka untuk menjadikan para pemenang kompetisi tersebut sebagai prajurit TNI, sembiring menyampaikan bahwa mereka juga berpeluang masuk ke private sector atau instansi lain seperti Peruri dan LEN yang turut mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut.

”Bagi yang tidak berkenan masuk TNI, mereka juga bisa berkolaborasi. Baik di private sector, kita lihat ada Peruri siap menerima, LEN dengan rules-rules yang mereka buat. Kemudian dari private sector yang lain,” jelasnya.

Saat ini, Satsiber TNI memang tengah menjaring personel baru untuk memperkuat diri. Termasuk yang berasal dari lulusan SMK, S1, dan S2. Tentu saja personel yang direkrut sesuai dengan kebutuhan Satsiber TNI saat ini. Yakni menghadapi berbagai ancam siber.

”Nanti kami asesmen dulu. Yang masuk asesmen mengikuti pentahapan-pentahapan, kami evaluasi terus. Baru nanti (masuk), kecuali yang lomba ini, dia langsung masuk ke (tes) pusat,” imbuhnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan