← Beranda
Sukhoi SU-30 Tergelincir di Maros, TNI AU: Test Flight Pasca Overhaul Berat
Syahrul YunizarSelasa, 25 Agustus 2026 | 00.33 WIB
Ilustrasi jet tempur Sukhoi SU-30. (TNI AU)

JawaPos.com - TNI AU mengungkap penyebab insiden Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK2 yang tergelincir di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (24/8). 

Pihak militer menyebut alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Rusia tersebut tergelincir saat test flight pasca overhaul berat.

”TNI Angkatan Udara menyampaikan bahwa telah terjadi insiden dalam rangkaian test flight Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK2, setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat,” terang Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi.

Perwira tinggi bintang satu TNI AU itu mengungkapkan bahwa dalam rangkaian test flight tersebut, SU-30 MK2 itu melaksanakan tahapan pemeriksaan simulasi take off di landasan.

Baca Juga: Jet Sukhoi Tergelincir di Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin

Insiden terjadi ketika pilot melakukan pengereman. Terjadi kendala teknis yang menyebabkan pesawat tersebut tergelincir.

”Saat melaksanakan pengereman terjadi kendala teknis pada sistem pengereman tidak berfungsi secara maksimal, yang berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan,” kata dia.

Nyoman memastikan, insiden tersebut tidak menyebabkan munculnya korban. Seluruh awak atau penerbang dalam kondisi aman.

Pasca insiden tersebut, pesawat langsung ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan test berikutnya.

Informasi mengenai insiden yang melibatkan pesawat tempur tersebut sempat ramai di media sosial.

Baca Juga: Presiden Prabowo Perintahkan 6 Pesawat TNI AU Angkut Logistik dan Pompa Air ke NTT dan Kalimantan

Rekaman video yang menunjukkan pesawat itu tergelincir keluar landasan beredar luas.

Dalam rekaman yang beredar, pesawat itu tampak berhenti di dekat pagar pembatas pangkalan.

Warga yang berada di sekitar lokasi tersebut mengabadikan momen itu dan mengunggahnya ke media sosial.

Insiden itu diketahui terjadi di sisi barat landasan pacu atau runway 13 Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin. Pihak pengelola bandara memastikan kejadian tersebut sedang ditangani.

”Kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat di Bandara Sultan Hasanuddin. Saat ini, sedang dilakukan penanganan,” kata Branch Communication & CSR Department Head Bandara Hasanuddin Taufan Yudhistira.

Baca Juga: Ikut Tangani Karhutla, TNI AU Kirim 3 Pesawat Casa NC-212 dari Malang ke Kalimantan

EDITOR: Bayu Putra