← Beranda
KH Marzuki Mustamar Dilarang Masuk Saudi, Kemenhaj Kota Malang: Visa Sudah Terbit
Dadang Kurnia• Senin, 12 Oktober 2026 | 23.04 WIB
KH Marzuki Mustamar (kiri). (Istimewa)

JawaPos.com - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tipe A Kota Malang menanggapi batalnya keberangkatan umrah mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar yang disebut-sebut akibat dilarang masuk Arab Saudi.

Kepala Kantor Kemenhaj Tipe A Kota Malang, Subhan menegaskan, seluruh dokumen administrasi keimigrasian Kiai Marzuki sebenarnya telah lengkap, dan visa sudah diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi sebelum keberangkatan.

Subhan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan tertulis maupun pemberitahuan resmi dari otoritas terkait mengenai alasan larangan masuk tersebut.

Sejauh ini, belum ada laporan resmi yang diterima pihaknya mengenai larangan masuk Saudi untuk Kiai Marzuki.

Baca Juga: KH Marzuki Mustamar Gagal Berangkat Umrah, Mengaku Dilarang Masuk Arab Saudi

"Kalau yang beredar di media sosial dan pernyataan beliau, itu kan beliau juga enggak tahu kan tiba-tiba dipanggil di bandara. Padahal berkas keimigrasiannya sudah, paspor sudah ada, visa sudah diterbitkan oleh Arab Saudi, tapi tiba-tiba tidak boleh berangkat. Itu kami yang enggak tahu itu dari Arab Saudinya katanya," ujar Subhan, Senin (12/10).

Subhan menjelaskan, pembatalan penerbangan secara mendadak di pintu keberangkatan internasional merupakan kewenangan penuh pihak keimigrasian atau otoritas keamanan negara tujuan.

Mengingat seluruh berkas keimigrasian dan visa dari Kedutaan Arab Saudi telah dikantongi Kiai Marzuki, Kemenhaj Kota Malang tidak memiliki yurisdiksi untuk mengintervensi keputusan pencekalan tersebut.

"Kalau masalah tidak boleh dan sebagainya itu kan keimigrasian (negara tujuan) gitu mestinya," terang Subhan.

Mengenai pemicu pasti larangan terbang tersebut, pihak Kemenhaj Kota Malang mengaku tidak mengetahui detail penyebabnya.

Baca Juga: Houthi Serang Bandara Riyadh, Keselamatan Jemaah Umrah ke Makkah dan Madinah Terancam

Informasi yang mereka dapatkan sejauh ini sama seperti penjelasan terbuka yang disampaikan Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek tersebut kepada publik.

"Beliau nya sendiri dalam pernyataannya juga apa namanya kurang tahu pasti penyebabnya apa. Kita juga enggak tahu persis penyebabnya apa tapi informasi itu memang seperti itu seperti yang beredar di media," tambahnya.

Subhan mengaku belum membuka komunikasi langsung dengan Kiai Marzuki maupun mengirimkan nota konfirmasi resmi ke pihak Kedutaan atau Otoritas Arab Saudi. Pihaknya masih memantau perkembangan situasi melalui laporan jamaah.

"Kami mendapatkan info-info dari teman-teman dari jamaah yang kebetulan sowan ke beliau menanyakan ini. Sudah ada pernyataan secara luas di media kalau beliau juga ndak tahu faktor penyebab tidak bolehnya itu apa juga belum tahu," kata Subhan.

Sebelumnya, Kiai Marzuki Mustamar mendadak batal berangkat ibadah umrah lantaran dilarang masuk oleh otoritas Arab Saudi.

Baca Juga: Kemenhaj Imbau WNI dan Jemaah Umrah di Arab Saudi Tingkatkan Kewaspadan

Padahal saat itu yang bersangkutan telah berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sudah akan masuk ke pesawat.

Kendati KJRI Riyadh sempat melakukan lobi ke pihak otoritas keamanan Arab Saudi, izin masuk bagi Kiai Marzuki tetap tidak diberikan.

EDITOR: Bayu Putra