JawaPos.com - Black Owl SCBD menghadirkan konsep kuliner dan hiburan premium dengan mengandalkan teknologi visual berskala besar, tata cahaya modern, serta kapasitas venue yang mampu menampung lebih dari 1.000 tamu.
Kehadiran destinasi di bawah naungan Murino Group ini turut menjadi sorotan setelah mendapatkan rekor MURI. Penyerahan rekor MURi ini dilakukan tadi malam, Kamis (8/10) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kita menggunakan LED terbesar di Asia 360 derajat, kita menggunakan lighting lebih dari 1000 LED, itu yang membuat satu-satunya di Asia. Kalau di Amerika bentuknya kotak, tapi di kita lebih ke bulat," kata Founder Black Owl, Efrat Tio, di bilangan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan.
Itu menjadi salah satu daya tarik Black Owl SCBD karena penggunaan layar LED 360 derajat yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual imersif bagi para pengunjung. Fasilitas tersebut dipadukan dengan lebih dari 1.500 titik pencahayaan khusus serta instalasi kinetic lighting dan LED berskala besar.
Baca Juga: Clara Shinta Bantah Tudingan Kerap Gonta-ganti Pasangan
Kombinasi teknologi visual dan pencahayaan ini dirancang untuk menciptakan atmosfer yang dinamis sepanjang acara. Musik, permainan cahaya, dan tampilan visual menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan, baik ketika pengunjung menikmati hidangan maupun saat berlangsungnya program hiburan.
Konsep yang diusung Black owl SCBD memadukan pengalaman bersantap, racikan minuman, musik, dan hiburan dalam satu tempat. Melalui pendekatan Dining & Libation, venue ini ingin menawarkan pengalaman yang tidak terbatas pada makanan dan minuman, tetapi juga suasana serta interaksi sosial.
Ia menggabungkan fasilitas berteknologi tinggi dengan program hiburan yang menyasar beragam kalangan. Mulai dari generasi muda hingga komunitas milenial.
Dengan kapasitas lebih dari 1.000 tamu, Black owl SCBD juga dirancang untuk mengakomodasi kegiatan dalam skala besar. Perpaduan ruang, teknologi, kuliner, dan hiburan menjadi pembeda dari konsep restoran atau bar konvensional.
Siapkan Program Hiburan untuk Berbagai Generasi
Black Owl SCBD juga menyiapkan agenda hiburan yang menyasar beragam kelompok pengunjung. Program yang direncanakan mencakup kegiatan untuk Gen Z, generasi muda, komunitas milenial, serta agenda khusus seperti Ladies Night dan Women on Top.
Musik menjadi salah satu elemen utama dalam program tersebut. Black owl SCBD berencana menghadirkan DJ lokal dan internasional, musisi, serta band melalui rangkaian acara yang berlangsung secara berkala.
"Setiap Minggu kita ada 2 artis, baik artis lokal ataupun artis internasional. DJ kita ada DJ luar, ada DJ lokal. Yang kita undang yang sudah punya nama," ungkapnya.
"Artis yang sudah masuk dalam jadwal kita ada Malik, ada Whisnu Santika,Morten, Padi, Shanguy, Winky Wiryawan, ada banyak lagi. Baik artis lokal ataupun internasional," paparnya.
Yang menarik lainnya, Black Owl SCBD juga menghadirkan meja DJ yang bisa terbang untuk memberikan pengalaman yang mengesankan bagi para penonton.
Selain program rutin, ia juga menghadirkan kolaborasi dan acara khusus untuk menjaga variasi pengalaman bagi para pengunjung.
Ia mengembangkan konsep hospitality dengan memadukan kuliner, minuman, hiburan, dan interaksi sosial. Melalui filosofi Dining & Libation, pengalaman pengunjung tidak hanya berpusat pada sajian di meja. Musik, percakapan, suasana ruangan, serta pelayanan turut menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibangun.
Baca Juga: Betrand Peto Bantah Pesta Liar, Akui Email Pribadi Diretas
Pendekatan tersebut sejalan dengan tren experiential dining, yakni konsep bersantap yang menempatkan suasana dan pengalaman sebagai elemen penting selain kualitas makanan. Pengunjung tidak hanya mencari hidangan, tetapi juga tempat yang mendukung pertemuan sosial, perayaan, dan aktivitas bersama komunitas.