← Beranda
Dibuat dari Balik Jeruji, Trisha Eungelica Segera Rilis Lagu Karya Putri Candrawathi
Abdul Rahman• Selasa, 15 September 2026 | 22.27 WIB
Trisha Eungelica. (istimewa)

 

JawaPos.com - Trisha Eungelica tengah mempersiapkan perilisan lagu baru yang memiliki cerita berbeda dari karya musik pada umumnya. Putri sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu mengungkap lagu berjudul Hidup MemuliakanMu merupakan karya sang ibunda yang dibuat pada saat berada di dalam penjara.

Rencana perilisan lagu tersebut menjadi perhatian setelah Trisha beberapa kali membagikan perkembangan proyek musik itu melalui akun media sosialnya. Lagu Hidup MemuliakanMu dijadwalkan bakal dirilis pada 14 September 2026.

Kabar mengenai lagu tersebut pertama kali disampaikan Trisha melalui broadcast channel pada 8 September 2026. Saat itu, ia baru memberikan sedikit bocoran terkait proyek yang tengah dikerjakannya bersama sang ibunda.

"Another big news, tapi baru bisa di-spill dikit. Intinya, mama bikin lagu lho? Ditunggu ya progresnya," tulis Trisha.

Baca Juga: Bantahan Betrand Peto Soal Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap ANW di Depan Toilet

Seiring berjalannya proses produksi, proyek tersebut ternyata berkembang jadi lebih serius. Trisha kembali memperlihatkan perkembangan lagu hingga akhirnya mengungkap judul karya yang dibuat oleh Putri Candrawathi.

"Lil something from mama. #HidupMemuliakanMu," tulis Trisha melalui unggahannya di Instagram.

Bagi Trisha, lagu tersebut bukan sekadar proyek musik baru. Hidup MemuliakanMu memiliki cerita personal karena diciptakan oleh Putri Candrawathi ketika menjalani masa hukuman di balik jeruji besi.

Latar belakang pembuatan lagu inilah yang membuat rencana perilisan Hidup MemuliakanMu mendapat perhatian lebih luas. Publik tidak hanya menantikan seperti apa lagu tersebut, tetapi juga melihatnya sebagai karya yang lahir dari pengalaman Putri Candrawathi selama berada di dalam penjara.

Dari judulnya, Hidup MemuliakanMu mengusung tema bernuansa religius. Pesan mengenai kehidupan dan memuliakan Tuhan juga terlihat dari sejumlah respons netizen yang memberikan dukungan terhadap proyek tersebut.

Salah satu komentar menyebut bahwa seseorang tetap memiliki tugas untuk bertahan dan memuliakan Tuhan ketika menghadapi persoalan hidup.

"Dalam setiap badai, tugas Tuhanlah yang menghentikannya, tugas kita untuk tetap bertahan di dalam badai itu. Senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap badai yang sedang terjadi dalam hidup kita."

Respons publik terhadap proyek musik tersebut tidak sepenuhnya positif. Sebagian netizen justru melontarkan kritikan yang mempertanyakan keputusan Trisha melanjutkan proyek tersebut di tengah sorotan tajam publik terhadap keluarganya.

Baca Juga: Korban Ceritakan Detik-detik Alami Kekerasan Seksual dari Betrand Peto

"Minimal malu anjir bukan malah aji mumpung," kata salah satu warganet.

Ada pula netizen yang membawa kembali persoalan hukum yang pernah menyeret kedua orang tua Trisha. Pertanyaan mengenai pandangan Trisha terhadap perkara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi turut muncul pada kolom komentar.

EDITOR: Abdul Rahman