JawaPos.com - Puput Carolina semakin serius membangun karier sebagai disc jockey (DJ). Setelah lebih dulu dikenal melalui dunia kuliner, Puput kini memperluas kiprahnya di industri musik dengan menjalani tur ke 10 kota di Indonesia dengan berkolaborasi bersama Dome.
Tur diawali dari Jakarta menghibur banyak orang di salah satu tempat di bilangan Senopati, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Rangkaian tur tersebut menjadi momentum bagi Puput untuk memperkenalkan karakter bermusiknya sekaligus menjajal respons penonton dengan latar belakang budaya dan selera musik yang berbeda-beda. Sejumlah kota yang masuk dalam agenda di antaranya Bogor, Bandung, Palangkaraya, Makassar, Bali, Jakarta, hingga Timika.
Bagi Puput, perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian pekerjaan. Ia justru melihat tur sebagai kesempatan untuk mendatangi daerah yang sebelumnya belum pernah dikunjunginya, termasuk menikmati kuliner dan mengenal kebudayaan lokal.
“Ini satu keberuntungan menurut aku, aku bisa ikut tur ini karena sekalian mengunjungi kota-kota yang belum pernah aku kunjungi. Aku excited banget buat kulinernya, juga kebudayaannya. Jadi ini bekerja sekaligus liburan,” ujar Puput.
Baca Juga: Pengacara Perjuangkan Restorative Justice untuk Selamatkan Ruben Onsu
Eksplorasi Musik di Berbagai Kota
Puput menyadari bahwa setiap daerah memiliki karakter penonton yang berbeda. Karena itu, ia tidak ingin membawa formula musik yang sama dalam setiap penampilannya.
Untuk penampilan awal dalam rangkaian tur, Puput menyiapkan sejumlah warna musik, mulai dari tech house, musik komersial l, hingga Indo Bounce. Menurutnya, kemampuan membaca suasana dan menyesuaikan musik dengan karakter audiens merupakan bagian penting dari pekerjaan seorang DJ.
Selain tur di Indonesia, ia dijadwalkan tampil di Makau pada Oktober mendatang dan akan ikut meramaikan salah satu festival Halloween di Jakarta.
Kesibukannya di dunia DJ semakin berkembang setelah Puput memperoleh pengalaman internasional di Belgia. Ia menjadi bagian dari Tomorrowland Academy dan berkesempatan tampil di pop-up stage Tomorrowland yang turut digunakan dalam rangkaian pengenalan Tomorrowland Thailand.
Pengalaman tersebut membuat Puput semakin yakin untuk tidak hanya menjadi DJ yang tampil di atas panggung, tetapi juga mulai serius menciptakan musik sendiri.
Ingin Produksi Musik Sendiri
Puput mengaku mengidolakan sejumlah DJ internasional seperti Dimitri Vegas, Above & Beyond dan Armin van Buuren. Salah satu hal yang membuatnya terinspirasi adalah kemampuan para DJ tersebut dalam menggabungkan aktivitas tampil dengan produksi musik.
Karena itu, Puput mulai mencoba memproduksi lagu sendiri. Meski masih berada dalam tahap belajar dan mencoba berbagai konsep, ia mengaku kembali bersemangat untuk mengembangkan karya.
“Salah satu target aku, aku akan nge-produce juga. Kemarin sudah sempat nge-produce, cuma masih trial and error. Sekarang sudah mulai semangat lagi nanti mau produce,” katanya.
Ia juga ingin memperluas eksplorasi musiknya di luar genre techno. Tech Bounce dan Indo Bounce menjadi dua warna yang ingin lebih banyak digarap Puput karena dinilai memiliki potensi untuk diperkenalkan kepada pendengar yang lebih luas. Puput menyimpan mimpi besar ingin membawa warna musik Indonesia ke festival musik internasional seperti Tomorrowland.
“Kenapa nggak sih musik kita dikenal di luar. Harapannya bisa mengenalkan musik Tech Bounce atau Indo Bounce ke luar. Siapa tahu bisa joget maumere di Tomorrowland next year,” tuturnya sambil tersenyum.
Ingin Ubah Stigma Negatif tentang DJ
Di tengah perkembangan kariernya sebagai DJ, Puput juga memiliki misi lain. Ia ingin mengubah pandangan sebagian masyarakat yang masih mengidentikkan dunia DJ dengan kehidupan malam, alkohol dan perilaku negatif.
Bagi Puput, musik seharusnya dapat memberikan energi positif dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Karena itu, ia tengah menyiapkan konsep musik yang dapat digunakan untuk menemani olahraga dan fitness.
Rencananya, Puput akan membuat musik DJ berdurasi sekitar 20 hingga 25 menit yang bisa digunakan masyarakat saat berolahraga. Karya tersebut ditargetkan hadir pada November mendatang.
“Yang pasti aku enggak pengen dikenal DJ itu selalu negatif, malam, pemabok, alkohol, rusak. Aku pengennya orang tahu musik itu bisa membuat satu perubahan dalam hidup keseharian,” ungkapnya.
Konsep tersebut sekaligus menjadi cara Puput memperkenalkan DJ dalam konteks yang lebih luas. Musik tidak hanya hadir sebagai hiburan malam, tetapi juga dapat menjadi teman berolahraga maupun aktivitas positif lainnya.
Gabungkan Musik dan Kuliner
Menariknya, kesibukan Puput di dunia musik tidak membuat kecintaannya terhadap kuliner ditinggalkan. Ia masih rutin memasak untuk suami dan anak.
Dua dunia yang selama ini dijalaninya bahkan ingin ia satukan. Puput memiliki gagasan untuk membuat aktivitas memasak sambil nge-DJ, meski konsep tersebut masih dalam tahap pengembangan.
Ia juga mulai memikirkan konsep yang berkaitan dengan makanan sehat. Dalam keseharian, Puput mengaku lebih sering memilih makanan yang dikukus, direbus, dibuat sup atau dimasak menggunakan air fryer.
Meski menerapkan pola makan tersebut, Puput tetap memberikan ruang untuk menikmati makanan favorit ketika sedang bepergian. Baginya, menikmati kuliner juga menjadi bagian menarik dari perjalanan saat menjalani tur.
Siapkan Lagu Khusus untuk Bali
Salah satu kota yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan tur Puput adalah Bali. Ia bahkan telah menyiapkan sebuah lagu berjudul “Bali” yang rencananya dimainkan dalam penampilannya di Pulau Dewata.
Baca Juga: Artis EJR Berikan THC Dosis Gorilla ke Korban, Kekerasan Seksual Terjadi di Rumahnya
Lagu tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk kebutuhan panggung, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi karya yang dirilis secara resmi.