← Beranda
Jejak Komposer Indonesia Alicia Sutedja:  Dari Festival Film Dunia Hingga Sukses Tembus Reality Show Amerika
Dimas ChoirulSelasa, 7 April 2026 | 21.03 WIB
Komposer Indonesia Alicia Sutedja. (Istimewa).
JawaPos.com – Nama komposer Indonesia Alicia Sutedja makin sering muncul di proyek internasional. Terbaru, karyanya berhasil masuk dalam reality show Amerika hingga kampanye brand besar. Perjalanan Alicia dimulai lewat jalur festival film di berbagai negara sebelum akhirnya sampai ke layar global.

Salah satu proyek penting dalam kariernya adalah film dokumenter Living Undone. Film ini berkeliling dari satu festival ke festival lainnya. Dari Thailand, Prancis, Amerika Serikat, hingga Irlandia dan meraih banyak penghargaan. Dalam proyek itu peran terbilang Alicia strategis, ia bertanggung jawab menciptakan musik yang mengiringi cerita tentang sistem peradilan kriminal di Amerika Serikat.

“Film ini seperti peta jalan bagi saya. Pengakuan dari banyak festival menunjukkan musik saya bisa dipahami di berbagai budaya,” papar Alicia.

Tak hanya di film festival, Alicia kini juga menggarap musik untuk serial reality populer Below Deck. Serial tersebut telah diperpanjang hingga musim ke-13 dan akan melangsungkan syuting di Thailand.

Bagi Alicia, perjalanan ini terasa spesial. Pasalnya, program televisi yang ia kerjakan kini berada lebih dekat dengan kawasan Asia Tenggara.

Komposer Indonesia Alicia Sutedja. (Istimewa).
Komposer Indonesia Alicia Sutedja. (Istimewa).

“Rasanya menarik karena di satu sisi film saya diputar di festival dunia, dan di sisi lain saya juga bekerja untuk reality show yang penontonnya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Alicia, pengalamannya berada di festival film dan televisi bisa saling melengkapi. Festival mengajarkan presisi, sensitivitas terhadap cerita, serta kedalaman emosi. Sementara industri televisi menuntut konsistensi dan kemampuan bekerja dalam produksi yang skalanya lebih besar.

Dibalik Tantangan, Musik Alicia Raih Banyak Penghargaan
Perjalanan Alicia di festival film maupun televisi berhasil menggaet banyak apresiasi dari pakar. Film Living Undone misalnya, meraih berbagai penghargaan, mulai dari Indie Short Fest di Los Angeles hingga Atlanta Underground Film Festival. Bahkan di Prison City Film Festival Texas, film ini mendapat nominasi Best Music.

Bagi Alicia, nominasi khusus untuk musik memiliki arti besar. Artinya, juri tidak hanya menilai visual film tetapi benar-benar memperhatikan peran musik dalam membangun cerita.

Komposer Indonesia Alicia Sutedja. (Istimewa).
Komposer Indonesia Alicia Sutedja. (Istimewa).

 

“Ketika musik disebut sebagai bagian penting film, itu berarti komposisi bukan sekadar latar belakang,” jelasnya.

Selain itu, Alicia juga membuat musik untuk film pendek Trash Gun yang masuk berbagai festival di Texas dan meraih Audience Award di Austin. Ia juga terlibat dalam film Ten West, A Brother’s Ballad, hingga film horor Dinner With The Joneses.

Setiap proyek memiliki tantangan berbeda. Misalnya, ia pernah harus menyusun musik film hanya dalam waktu 48 jam dalam kompetisi film cepat.

Keterlibatan Alicia di serial internasional yang kini berlatar Asia Tenggara membuatnya merasa punya tanggung jawab lebih. Ia ingin membantu menghadirkan nuansa kawasan ini secara lebih autentik melalui musik. “Saya bangga bisa ikut membentuk bagaimana wilayah ini terasa di layar global,” katanya.

Komposer Indonesia Punya Peluang Besar
Alicia menilai peluang komposer Indonesia di industri global semakin terbuka. Ia melihat banyak talenta Indonesia yang kini aktif di luar negeri dan terlibat dalam proyek internasional.

Menurutnya, perjalanan yang ia jalani menjadi bukti bahwa karya komposer Indonesia bisa bersaing di festival film, industri televisi, hingga produksi global. “Ini menunjukkan karya kita bisa dinilai serius dan dipercaya untuk proyek berikutnya,” pungkasnya.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin