← Beranda
Indonesia Tawarkannya Lebih dari 100 Blok Migas ke Investor Rusia di Forum EEF
Djati WaluyoJumat, 4 September 2026 | 23.07 WIB
Sekjen Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika.

 

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menawarkan lebih dari 100 blok minyak dan gas (Migas) di Indonesia kepada perusahaan ataupun investor dari Rusia.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mengatakan penawaran tersebut dilakukan oleh delegasi Indonesia dalam perhelatan Eastern Economic Forum di Rusia.

“Sementerian ESDM kan menawarkan sekian puluh atau sekian ratus. Lebih dari 100 blok Migas kepada investor-investor dari Rusia,” ujar Erani ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (4/9).

Erani mengatakan, penawaran tersebut dilakukan dengan tetap melaksanakan sejumlah tahapan yang diperlukan dalam proses lelang pengelolaan blok Migas.

“Jika mereka tertarik untuk mengikuti proses (lelang),” ujarnya.

Baca Juga: Hasil Investigasi TNI AD Pasca Insiden dalam Peresmian Jembatan Pongpet Pangandaran yang Putus

Sebagaimana diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Federasi Rusia pada 1-4 September 2026.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membawa mandat untuk memastikan sektor energi menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan kerja sama bilateral kedua negara.

Bagi Kementerian ESDM, keterlibatan Menteri Bahlil Lahadalia dalam kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan agenda energi yang dibahas pada tingkat kepala negara dapat diterjemahkan dalam kerja sama sektoral yang konkret.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia mengatakan, kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan tersebut memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi yang sudah disepakati di tingkat Kepala Negara.

"Kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara," ujar Anggia.

Baca Juga: Rusia Kehilangan Seluruh 16 Satelit Terbaru, Ambisi Menyaingi Starlink Tersandung di Orbit

Selain agenda kenegaraan, forum EEF juga menjadi ruang bagi Menteri ESDM untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan pelaku usaha Rusia mengenai peluang investasi di sektor energi Indonesia.

Penguatan hubungan kerja sama energi Indonesia-Rusia menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menghadapi tantangan terkait kebutuhan energi yang terus berkembang melalui kolaborasi internasional. Berbagai peluang kerja sama tersebut tetap memerlukan tindak lanjut dan pembahasan komprehensif agar dapat diwujudkan sesuai kebutuhan serta kepentingan kedua negara.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan