JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada perdagangan Kamis (6/8) usai perkembangan negosiasi antara Iran dan Oman, yang berpotensi membuka jalan bagi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Melansir investing, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,13 poin atau 0,16 persen ke level 79,32 dollar per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,21 poin atau 0,28 persen ke level 75,01 dollar per barel.
Melansir Reuters, Ekonom Nomura Securities, Yuki Takashima, menyatakan bahwa tekanan jual muncul seiring laporan kemajuan pembicaraan diplomasi tersebut.
Menurutnya, pergerakan harga saat ini kembali ke level setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara pada 17 Juni lalu, dengan investor terus memantau peluang tercapainya kesepakatan final.
Baca Juga: Kemenkeu Segera Salurkan Bantuan Rp20,5 Triliun ke 490 Daerah, Bayar Gaji ASN dan PPPK
Dimana, usulan kesepakatan antara Iran dan Oman akan memberikan wewenang kepada Teheran untuk mengendalikan lalu lintas kapal yang memasuki kawasan Teluk melalui Selat Hormuz.
Langkah ini dinilai sebagai salah satu konsesi terbesar yang berpotensi diberikan kepada Iran. Meski demikian, pemerintah AS belum memberikan tanggapan resmi atas usulan tersebut.
Meskipun Presiden AS, Donald Trump mengisyaratkan kesepakatan pemulihan jalur Selat Hormuz makin dekat, sejumlah pejabat AS sebelumnya menegaskan tidak akan menyerahkan kendali jalur perdagangan energi global tersebut kepada Iran.
Di sisi lain, potensi eskalasi keamanan di kawasan masih membayangi pasar. Iran dilaporkan telah memperingatkan negara-negara Teluk bahwa setiap serangan baru dari AS akan dibalas dengan gempuran ke infrastruktur energi vital di kawasan