← Beranda
Bahlil Sebut Pemerintah Terus Komunikasi dengan Iran untuk Keluarkan Tanker Pertamina dari Selat Hormuz
AntaraSabtu, 28 Maret 2026 | 00.58 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (YouTube Kementerian ESDM)

JawaPos.com – Upaya mengeluarkan kapal tanker Pertamina dari selat Hormuz melalui komunikasi dengan otoritas Iran terus dilakukan.

 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah terus berkomunikasi secara intensif dengan pemerintah Iran agar dua kapal tanker Pertamina bisa keluar dari Selat Hormuz.

“Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Tapi komunikasi terus kita bangun,” kata Bahlil di kantor Kemenko Bidang Perekonomian di Jakarta, Jumat (27/3) sebagaimana dilansir dari Antara.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa awak kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di Selat Hormuz, di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam kondisi aman.

Baca Juga: Kemlu Sebut Iran Beri Sinyal Positif Upaya Keluarkan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz

Di sisi lain, pada Rabu (4/3) lalu, Bahlil memastikan bahwa terjebaknya dua kapal tersebut di Selat Hormuz tidak mengganggu ketahanan energi Indonesia. Sebab, Indonesia segera mencari alternatif energi di Amerika Serikat.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron pada Selasa (3/3) mengatakan, total ada empat kapal yang mengangkut minyak. Namun dua kapal lainnya berada di luar Selat Hormuz.

Baron menyebutkan bahwa kargo minyak mentah yang berasal dari Timur Tengah saat ini menyumbang sekitar 19% dari total impor minyak mentah ke Indonesia.

Menurut dia, Pertamina telah menyiapkan skema distribusi melalui sistem reguler, alternatif, maupun darurat guna menjaga ketahanan energi nasional.

Baca Juga: PM Malaysia Sebut Kapal Tankernya Akan Diizinkan Lintasi Selat Hormuz

Terpisah pada Jumat (27/3), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan bahwa pemerintah Iran telah merespons positif permintaan pemerintah Indonesia agar dua kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz dapat melintas dan keluar dengan aman.

Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan, pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran sejak awal telah melakukan koordinasi intensif dengan semua pihak terkait di Iran untuk menyelamatkan kapal tanker tersebut.

Terkait respons positif yang disampaikan Teheran, lanjut Nabyl, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis dan operasional.

Meski demikian, belum bisa dipastikan kapan kapal tanker tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz.

Baca Juga: Berkat Komunikasi Menlu Sihasak Phuangketkeow, Kapal Tanker Minyak Thailand Lolos Lewat Selat Hormuz

EDITOR: Bayu Putra